Sabtu , 27 Mei 2017
Home » Berita Foto » Warga Resah Senpi Ilegal Beredar di Karawang

Warga Resah Senpi Ilegal Beredar di Karawang

Asep Agustian,SH.MH
Praktisi Hukum Karawang Asep Agustian,SH.MH.

KARAWANG,Sidaknews.com – Aparat kepolisian dan TNI diminta berani menertibkan peredaran senjata-senjata api ilegal di wilayah Karawang Jawa Barat. Peredaran senjata api secara bebas di wilayah Karawang dihawatirkan dapat memicu konflik sosial ditengah ketenangan masyarakat Karawang. Apalagi beberapa waktu lalu sampai terjadi korban tewas akibat luka tembak yang dilakukan oleh orang tidak di kenal di Gorowong.

”Kejadian kemarin waktu saya baca koran itu membuat kami jadi resah. Jangan-jangan peredaran senjata api di Karawang sudah marak,” ujar Bentar Tokoh Pemuda Teluk Jambe kepada sidaknews.com Rabu (23/4) sore. Ia berharap Kepolisian Resort Karawang bisa mengusut tuntas kejadian tersebut karena hawatir kejadian serupa terulang dikemudiuan hari.

Senada dengan Bentar, Ahmad Kholid (25) warga Rengas Dengklok Juga mengungkapkan hal yang sama. Ia dan masyarakat mengaku hawatir setelah mendengar ada warga Karawang yang tewas akibat ditembak. Ia hawatir, di Karawang sebenarnya banyak warga sipil yang memiliki senjata api secara ilegal. “Tentu kalau menurut saya ini bahaya. Kita hidup di Karawang aman, kalau senjata api beredar di Karawang jelas kita resah,” ujar Kholid.

Sementara itu Praktisi Hukum Karawang Asep Agustian SH.MH mengungkapkan, dalam kasus peredaran senjata api di Karawang ini bukti bahwa Kepolisian Resort Karawang kecolongan. Bahkan ia menuduh Polres kurang antisifativ mencegah kejadian tersebut apalagi sampai ada korban jiwa.

“Kepemilikan senpi itu tidak bisa sembarangan, saya berharap Polres bisa segera mengusut tuntas kejadian penembakan kemarin siapa yang menjualnya dan siapa yang memakainya,” ujar Asep melalui ponselnya.

Bahkan menurut Asep, proses seseorang untuk memiliki senpi itu perijinannya bukan hal yang mudah karena harus mendapatkan restu dari Mabes Polri di pusat. “Sebelum mengeluarkan ijin, yang saya tahu si calon pemilik juga harus menjalani tes psikologi dan lain-lain, pokoknya ketat,” kata dia.

Ia berharap, Kepolisian bisa mengungkap kasus tersebut secara cepat. Apalagi ini menyangkut nyawa seseorang khusunya warga Karawang yang mulai resah dengan peredaran senpi di kalangan warga sipil secara bebas.(ega nugraha)

 

Check Also

Bah…!, Ternyata “SB” Mau Rebut Suami “SH”, Akhirnya Berujung di Kantor Polisi

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Kasus penganiayaan yang dialami oleh SH (24) Warga Kelurahan Wek V Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *