Senin , 27 Maret 2017
Home » Daerah » Aceh » Warga Tanjong Raya Gurugok Tanam Pohon Pisang Di Jalan

Warga Tanjong Raya Gurugok Tanam Pohon Pisang Di Jalan

 Warga Tanjong Raya dan sekitarnya tanam pohon pisang di di badan Jalan (ft-kiriman Muklis Munir)
Warga Tanjong Raya Dan Sekitarnya Tanam Pohon Pisang  Di Badan Jalan. 

Aceh, Bireuen, Sidaknews.com – Warga Cot Rambat, Monjeurejak dan Tanjong Raya kembali melakukan protes terhadap buruknya infrastruktur jalan desa mereka setelah sekian lama kondisinya berlumpur bak kubangan kerbau dibadan jalan.

Kali ini kesabaran warga sekitar desa Tanjong Raya mulai hilang, akibat jalan yang mereka lalui saban hari seperti kubangan.

Aksi protes berupa penanaman pohon pisang dibadan jalan terpaksa dilakukan karena kondisi jalan sekarang sangat layak dijadikan kebun dari pada dijadikan jalan tutur Tgk Imun Muli selaku tokoh masyarakat Tanjong Raya.

Hal senada juga diungkap oleh Mahyu warga Gandapura khususnya mulai Cot Tube, Cot Rambat sampai ke Tanjong Raya kondisi jalan sangat memprihatinkan, apalagi dimusim hujan anak-anak sangat sulit kesekolah karena jalannya berlumpur.

Kalau begini kondisi masyarakat apa juga yang di canangkan pemerintah dibawah pimpinan Bupati sekarang, bahwa daerah tersebut akan menjadi wilayah “wisata pelayanan public”, apanya yang mau dilihat, apakah jalan seperti kubang, celoteh Mahyu dengan kesal.

 Warga Tanjong Raya dan sekitarnya tanam pohon pisang di di badan Jalan (ft-kiriman Muklis Munir)
Tampak Foto : Pohon Pisang Yang Menghalangi Jalan.

Koordinator Gabungan Solidaritas Anti Korupsi (GaSAK) Bireuen, Mukhlis Munir ST, dalam pernyataannya yang di kirim kepada penulis Tarmizi A. Gani aktifis pertanian dan peternakan yang juga ketua pemuda tani Indonesia HKTI Aceh, Selasa, (7/10/2014) berharap, pemerintah Bireuen peka dengan kondisi masyarakat pedalaman jangan hanya pembangunan Bireuen terfokus pada masyarakat perkotaan, sedangkan warga pedalaman menjadi penonton terhadap pembangunan.

Ini adalah PR besar pemerintah yang harus diselesaikan, masak jalan sejak jaman belanda belum ada perbaikan apakah ini namanya kesejahteraan, Muklis mengakhiri pernyataannya. (Hasbi)

Check Also

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin menyerahkan trophy dan bantuan pembinaan kepada Joki dan kuda pemenang

Kualitas Pacuan Kuda Tradisional Gayo akan Terus Ditingkatkan

Takengon, sidaknews.com – Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin mengatakan kualitas pacuan kuda tradisional Gayo akan terus …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>