Kurang dari 24 Jam, Satresnarkoba Polres Tanjungpinang Ungkap 3 Kasus Narkoba

0
508
Tiga tersangka Narkotika bersama barang bukti saat diamankan petugas.

Tanjungpinang,sidaknews.com – Kurang dari waktu 24 jam Satresnarkoba Polres Tanjungpinang berhasil menciduk tiga tersangka pengedar, pemilik dan pengguna Narkoba ditempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda, dari hari Jumat, 12 Maret 2021, pukul 17.00 Wib, di Jl. Ir. Sutami – Kota Tanjungpinang, menciduk tersangka JS, pada tanggal 12 Maret 2021, sekira pukul 22.00 Wib, di Jl. R.H Fisabilillah kota Tanjungpinang, tersangka M dan pada hari Sabtu, tanggal 13 Maret 2021, sekira pukul 01.00 Wib, di Jl. Wr. Supratman Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang kembali menciduk seorang tersangka inisial A.

Kronologis Kejadian pada TKP I hari Jumat tanggal 12 Maret 2021 sekira pukul 16.30 Wib Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi seseorang lengkap dengan ciri cirinya adanya memiliki, menyimpan, menguasai diduga Narkotika golongan I di Jl. Ir. Sutami Gg. Sukaberenang II RT.001 RW.005 Kelurahan Tanjungpinang Timur Kota Tanjugpinang.

“Kemudian kami langsung menuju lokasi sesuai dengan informasi, pada saat berada di rumah tempatnya di Jl. Ir. Sutami Gg. Sukaberenang II RT.001 RW.005 Kelurahan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang anggota Sat Resnarkoba langsung masuk kerumah dan mengamankan seorang sesuai dengan ciri ciri lengkap yang mengaku bernama JS kemudian kami menunjukkan surat tugas dan memanggil ketua RT setempat dan kami langsug melakukan penggeledahan rumah, pada saat Anggota melakukan penggeledahan kami menemukan 8 (delapan) paket diduga Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis sabu, seperangkat alat hisab sabu / bong, 1 buah mancis gas, 1 buah kotak hitam dan 1 unit handphone merk redmi warna hitam. Kemudian kami langsung membawa pelaku tersebut ke Mapolres Tanjungpinang,” ungkap Kapolres Tanjungpinang AKPB Fernando melalui kasat Narkoba AKP Ronny Burungudju.

Kronologis pada TKP ke II pada hari Jumat tanggal 12 Maret 2021 sekira pukul 21.45 kami Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi adanya seseorang yg menjual narkoba jenis sabu lengkap dengan ciri- cirinya.

“Setelah itu kami langsung menuju ke Jl. R.H Fisabilillah, pada saat di sekitaran Jl. R.H Fisabilillah kami melihat ada seorang lengkap dengan ciri-ciri yang sedang duduk di depan ruko, kemudian kami langsung mendatangi dan mengamankan orang tersebut yang mengaku bernama M, kemudian kami langsung menunjukkan surat tugas dan memanggil Ketua RT setempat. Kemudian kami melakukan penggeledahan, pada saat melakukan penggeledahan kami menemukan 1 (satu) paket diduga Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan 1 (satu) unit handphone merk samsung warna hitam yang diakui milik M. Kemudian kami langsung membawa pelaku tersebut ke Mapolres Tanjungpinang,” terangnya.

Selanjutnya kronologis kejadian pada TKP III pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021 sekira pukul 01.00 wib kami Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang mendapatkan informasi adanya memiliki, menjual, menyimpan, menguasai Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu lengkap dengan ciri- cirinya.

“Setelah itu kami langsung menuju ke Jl. Wr. Supratman, pada saat di sekitaran Jl. Wr. Supratman kami melihat ada seorang lengkap dengan ciri ciri yang sedang berada sekitaran Jl. Wr. Supratman, kemudian kami langsung mendatangi dan mengamankan orang tersebut yang mengaku bernama A, kemudian kami langsung menunjukkan surat tugas dan memanggil Ketua RT setempat. Kemudian kami melakukan penggeledahan, pada saat melakukan penggeledahan kami menemukan 1 (satu) paket diduga Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan 1 (satu) unit handphone merk Nokia warna hitam yang diakui milik A. Kemudian kami langsung membawa pelaku tersebut ke Mapolres Tanjungpinang,” tambahnya.

Adapun hasil tes urine positif narkoba dari ketiga tersangka dan mengaku mendapat narkoba jenis sabu asal dari (DPO) ketiga tersangka dijerat tindak Pidana Pasal 114 ayat (1) Pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan di ancaman pidana, penjara paling singkat 5 (lima) tahun. (Dewi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here