Pemerhati: Kasus Dugaan Korupsi di Bintan Minta Penyidik KPK Lebih Serius dan Tidak Tergoda Suap

0
192
Ketum LSM ICTI-Kepri, Kuncus.

Tanjungpinang,sidaknews.com- Terkait kasus dugaan korupsi di Bintan pemerhati minta penyidik lebih serius dengan tidak tergoda suap seperti yang terjadi pada oknum penyidik KPK, AKP Steppanus Robin Pattuju (SRP), sebagai tersangka penerima suap terkait pengurusan kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai, yang kini menjadi sorotan publik.

Salah satunya Pemerhati antikorupsi di Kepri, menyampaikan kenapa tidak, dengan Penetapan tersangka terhadap oknum penyidik KPK telah mencoreng wajah lembaga antirasuah tersebut.

Saat ini ada kasus besar yang terkait dengan beberapa pejabat Bintan yang masih dalam penyelidikan pihak KPK, dan telah memeriksa beberapa oknum yang terkait bahkan orang nomor satu di Kabupaten Bintan, yaitu salah satunya kasus dugaan korupsi terkait izin cukai rokok.

Hal ini disampaikan Kuncus Ketum LSM Investigation Coruuption Transparan Independen (ICTI) Kepri kepada wartawan Senin (26/4)

“Padahal kasusnya itu tergolong kecil, atau kelas teri, sementara kasus yang tengah dipegang KPK di Bintan dikhabarkan mencapai Triliun rupiah. Melihat kinerja oknum penyidik terkait jual beli jabatan di Pemerintahan Kota (Pemkot) Tanjungbalai tidak mengedepankan prinsip-prinsip yang ada di KPK. Hal itu tentu mencoreng lembaga antirasuah itu dalam melakukan pemberantasan korupsi di tanah air.”sebutnya.

Kuncus berharap agar penyidik KPK yang menangani kasus di Bintan terkait cukai rokok tidak gampang tergiur akan janji-janji yang akan diberikan oleh pejabat.

“Kita minta kepada pihak KPK maupun penyidik KPK yang saat ini menangani kasus itu untuk dapat bekerja secara profesional, dan kasusnya tidak berjalan ditempat dan secepatnya ditetapkan tersangka, agar fublik mengetahui siapa-siapa saja yang turut menikmati uang haram tersebut, “terangnya.

Sementara Ketua KPK, Firli Bahuri menyampaikan disejumlah media akan terus meningkatkan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Khususnya yang terkait langsung dengan pihak internal KPK. (Dewi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here