Rabu , 22 Mei 2019
Home » Daerah » Aceh » ACT Aceh Kecam Penembakan di Masjid Selandia Baru

ACT Aceh Kecam Penembakan di Masjid Selandia Baru

Banda Aceh, sidaknews.com – Dunia Internasional mengecam keras peristiwa penembakan di dua Masjid di Christurch, Selandia Baru yang menewaskan 49 orang, Jumat (15/3) lalu.

Di Aceh juga dilakukan hal yang sama. Lembaga kemanusiaan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh bersama sejumlah organisasi juga mengecam peristiwa tersebut dengan menggelar aksi solidaritas atas teror yang dilancarkan kepada muslim di Selandia Baru.

Ratusan peserta berkumpul di Bundaran Simpang Lima dengan membawa berbagai poster berisi kecaman terhadap aksi penembakan terhadap Umat Muslim yang saat itu sedang melaksanakan Sholat Jumat.

Husaini Ismail, salah satu orator dalam aksinya menegaskan, bahwa pembunuhan muslim di Selandia Baru tersebut adalah perbuatan biadab dan tidak bisa dimaafkan.

“Apalagi pembunuhan dengan sengaja disiarkan “live” ke Media Sosial. Bayangkan betapa kejinya perbuatan pelaku pembunuhan itu,” ucap Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.

Meskipun demikian, dirinya mengajak Muslim Aceh untuk menyuarakan solidaritas terhadap muslim di Selandia Baru dengan cara beradab.

Ia menambahkan, jika umat Islam pada posisi minoritas, penindasan selalu terjadi. “Berbeda kalau Islam menjadi mayoritas, nonmuslim dapat hidup aman dan tenteram, demikian juga seperti di Aceh,” katanya.

“Islam punya sejarah perih, pernah disembelih di Spanyol, tapi apa kata mufti waktu itu, walaupun muslim sedang dibunuh di sana, tapi kita tidak boleh menyentuh sedikit pun saudara yang tidak seiman,” paparnya.

Sebagai seorang muslim, katanya, kita memiliki cara-cara beradab melawan kezaliman. “Membunuh satu jiwa sama dengan membunuh umat manusia sedunia. Menyelamatkan satu jiwa sama dengan menyelamatkan umat sedunia,” pungkasnya. (Dicky/Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *