Jumat , 24 Mei 2019
Home » Daerah » Aceh » Aceh Timur » Akibat Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Aceh Timur di Polisikan

Akibat Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Aceh Timur di Polisikan

Saat berjabat tangan antar Zubir Peudawa dengan Yunan Nasution di saksikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Senin (27/11/2017).

Aceh Timur, sidaknews.com
Dengan kata dari sebuah pepatah “mulutmu harimaumu”, menjadi sebuah pelajaran buat kita semua untuk menjaga perkataan kita terhadap orang lain.

seperti hal yang satu ini, seorang warga Kecamatan Peudawa Aceh Timur pemilik dari sebuah akun Facebook (Fb) yang bernama Zubir Peudawa menuliskan ujaran kebencian terhadan Ras dan Suku kepada seseorang yang bernama Yunan Nasution, SH, Senin (27/11/2017).

Menurut pengamatan media ini, Zubir Peudawa mengatakan di kolom komentar Yunan Nasution dengan sebutan “hai Batak haram jadah Bek meu yah yah that Kajak papma keuh aneuk bajeung lke hana kepue kuh peng hareum Na geubi ilme le yah kuh kon lage kah bijeh lalat mirah lueng tukang lhoh kesalahan gob aduen keuh tukang maen kuda kipang man kon cukop bereh aju, kira kira ka hebat keuh that Ka jak keuno U Peudawa mangat kupreh hai Batak haram jadah,” ujar akun Zubir Peudawa di komentar Yunan Nasution.

Tidak terima dengan ujaran dengan ujaran kebencian tersebut, Yunan langsung melaporkan ke pihak berwajib, setiap orang yang dengan sengaja menunjukkan kebencian atau rasa benci kepada orang lain berdasarkan diskriminasi ras dan etnis sebagaimana di maksud dalam Pasal 4 huruf b angka 1, angka 2, atau angka 3, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan atau/denda paling banyak Rp500.000.000.00 (Lima ratus juta rupiah).

Yunan nasution kepada media ini mengatakan, bahwa ia ingin kejadian ini menjadi pelajaran, agar kejadian serupa tidak terulang lagi kepada siapapun.

“saya tidak dendam hal ini semata mata hanya sebuah tindakan pembelajaran agar tidak mendriskiminasi suku dan golongan sebab aceh masih dalam bungkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan saya sudah memaafkan hal tersebut setelah saudara zubir meminta maaf kepada saya di hadapan Kasat Reskrim Polres Aceh Timur yang memediasi perselisihan kami ini,” ujar Yunan. (Ariss)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *