Sabtu , 20 Juli 2019
Home » Berita Foto » Bajing Loncat di Bandar Lampung Berhasil Dilumpuhkan Polisi

Bajing Loncat di Bandar Lampung Berhasil Dilumpuhkan Polisi

Bandar Lampung, sidaknews.com – Petugas gabungan Polresta Bandar Lampung berhasil membekuk seorang remaja berusia 16 tahun, tersangka bajing loncat yang beraksi di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass) Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, Bandar.

Remaja tersebut merupakan pelajar berinisial MRS warga Bandar Lampung dibekuk saat berada di rumahnya.

Selain menangkap MRS, petugas juga berhasil menangkap tersangka kasus penadahan hasil curian bajing loncat bernama Baituloh (43), warga Kelurahan Panjang Utara, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.

Dari penangkapan tersebut terungkap, ternyata MRS melakukan kejahatan bersama dua rekannya, dimana keduanya masih dalam pengejaran petugas.

Fakta lain, MRS diduga melakukan kejahatan tersebut karena faktor kecanduan bermain game online, sehingga hasil kejahatannya semua dihabiskan untuk membeli point game free fire.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Wirdo Nefisco mengatakan, penangkapan ini berdasarkan Laporan LP/B/162/VI/2019/Lpg/Resta Balam/Polsek Panjang, tanggal 23 Juni 2019.

“Tersangka MRS dan penadah barang hasil curiannya ditangkap pada Senin, 24 Juni 2019 saat berada di rumah masing-masing, berikut barang bukti gula 46 kilogram,” Kata Kombes Pol Wirdo dalam ekspose di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu, 26 Juni 2019.

Menurut, Kapolresta dalam kejahatannya tersebut MRS beraksi bersama 2 rekannya yang belum tertangkap, namun sudah diketahui identitasnya.

“Jadi pelaku ini sebenarnya ada tiga orang, keduanya berinisial D dan FR masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Kapolresta menjelaskan, para pelaku ini mencuri muatan truk berisi gula di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Pidada, Panjang, Minggu, 23 Juni 2019 sekitar pukul 15.00 WIB.

“Ketiga pelaku mencuri tiga dus gula dari atas truk. Salah satu tersangka ditangkap berkat rekaman video,” jelasnya.

Kapolresta AKBP Wirdo menambahkan, kedua tersangka yang tertangkap akan dikenai pasal 364 KUHP.

Dalam pengakuannya MRS mengatakan bahwa dari penjualan gula hasil jarahannya, dia mendapatkan uang Rp. 125 ribu,

“Dapetnya Rp. 125 ribu. Uangnya buat main game online, beli elite pas (free fire),” kata dia.

Ia berdalih bahwa baru melakukan kejahatan tersebut pertama kalinya. “Baru pertama kali beraksi lantaran diajak kawan saya FR, setelahnya ketemu D dan bersama-sama mencuri,” ucapnya. (Red/Vit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *