Selasa , 22 Januari 2019
Home » Berita Foto » Bank Sampah Milik MIN 2 Langsa Resmi Dilaunching

Bank Sampah Milik MIN 2 Langsa Resmi Dilaunching

Asisten II Pemko Langsa Drs. Abdullah Gade M.Pd memotong pita sebagai tanda launching Bank sampah MIN 2 Langsa.

Langsa, sidaknews.com – Walikota Langsa Usman Abdullah SE yang diwakili Asisten II Drs. Abdullah Gade M.Pd resmi melaunching (peluncuran) Bank sampah milik MIN 2 Langsa, yang bertempat di halaman madrasah setempat, Sabtu (12/01/2019). Peluncuran Bank sampah itu ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan balon gas udara.

Launching tersebut dihadiri Kakankemenag Langsa yang di wakili oleh Kasi Pendis Iskalani S,Ag MA, Asisten II Pemko Langsa Drs. H Abdullah Gade Mpd, komite Madrasah serta wali murid MIN 2 Langsa.

Kepala MIN 2 Langsa, Hj. Fentiana S,Ag M.Pd dalam kata sambutannya menyampaikan Launching Bank sampah merupakan suatu program yang sudah direncanakan bersama dewan guru yang salah satunya bertujuan untuk membuat lingkungan madrasah menjadi bersih.

Selain itu juga, sampah yang dikumpulkan bisa langsung ditukar kepada petugas Bank Sampah di madrasah yang nantinya petugas akan memberikan sebuah kupon sesuai dengan berat sampah. “kupon tersebut mempunyai nilai tukar, dimana kupon itu bisa ditukar dikantin madrasah diantaranya untuk membeli janjanan maupun membeli alat tulit belajar”, jelas Hj. Fentiana.

Dikatakannya, sampah yang dikumpul nantinya merupakan sampah non organik seperti botol minuman (aqua) karena sampah tersebut para siswa dengan mudah mendapatkannya dilingkungan madrasah. Pasalnya dengan jumlah siswa yang begitu banyak, dalam seminggu saja apabila sampah tidak dikutip dan dibuang maka sampah yang ada apabila dibayangkan bisa menumpuk sampai selutut.

Jadi kita menyarakan agar anak anak ini bisa memiliki jiwa mandiri dan peduli lingkungan karena di dalam lingkungan yang bersih akan melahirkan jiwa yang bersih juga”, ucapnya.

Diakhir sambutannya, kepala MIN 2 Langsa berharap dengan launching Bank sampah ini bisa membuat siswa/i untuk sama-sama menjaga lingkungan madrasah agar lebih bersih sekaligus mendukung program Walikota Langsa untuk tetap menjadi kota Adipura.

Sementara Direktur bank sampah, Supriyantoni S.Pdi mengatakan bahwa program ini merupakan ide dari kepala madrasah yang akhirnya disepakati bersama dewan guru untuk membentuk bank sampah.

Pasalnya, bank sampah ini sangat banyak manfaatnya karena selain kebersihan lingkungan sekolah juga dapat menguntungkan bagi siswa/i dalam memperoleh pundi-pundi rupiah yang dibentuk berupa kupon oleh petugas bank sampah.

Memang sampah bisa kita anggap hal sepele namun bila tidak dikutip/dibuang maka sampah tersebut pasrti tidak enak dipandang karena berserahkan. “untuk para siswa/i yang banyak mengumpulkan sampah akan diberikan doorprize maka marilah berlomba-lomba untuk mengumpulkan sampah terutama yang ada di lingkungan madrasah”, pesan Supriyantoni. (Rolly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *