Senin , 22 April 2019
Home » Berita Foto » Bocah Usia 7 Tahun Dikabarkan Hanyut di Sungai Marihan

Bocah Usia 7 Tahun Dikabarkan Hanyut di Sungai Marihan

Anggota TNI/Polri bersama warga melakukan pencarian terhadap RH (7) yang dikabarkan hanyut terbawa arus luapan Sungai Marihan, Senin (11/2) malam. Foto: Ist

Palas, sidaknews.com – Seorang anak berusia tujuh tahun dikabarkan hanyut dan terbawa arus sungai Marihan yang berada di Desa Simataniari, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Palas), Provinsi Sumut, Senin (11/2).

Informasi yang dihimpun di lapangan, bocah tersebut berinisial RH (7), warga Desa Simataniari. Anak tersebut masih Kelas I Sekolah Dasar (SD).

Insiden tersebut berawal saat korban bersama ibu dan dua saudaranya sedang berada di dalam rumah yang berdekatan dengan sungai tersebut.

Saat itu, intensitas hujan yang cukup tinggi melanda wilayah tersebut hingga diduga menyebabkan air di sungai tersebut meluap dan menerpa rumah korban.

Begitu melihat debit sungai Marihan naik, ibu korban mengajak ketiga anaknya masuk rumah. Sekitar pukul 23.30 Wib, ibu korban merasakan rumah panggung yang mereka huni bergoyang.

Setelah dilihat menggunakan senter, ternyata luapan air sudah sampai di tangga rumah yang berjarak sekitar lima meter dari tepi sungai. Si ibu dan anak-anaknya pun, spontan keluar rumah menyelamatkan diri.

Ketika keluar rumah untuk menyelamatkan diri, korban terpisah dari kelompok mereka dan diduga hanyut terbawa arus sungai. Melihat anaknya tersebut, sang ibu berteriak meminta pertolongan.

Sejumlah warga yang mendengar terikan ibu korban berusaha membantu, namun karena arus sungai yang saat itu cukup meluap membuat warga tak bisa menuju rumah korban yang berada di seberang sungai Marihan tersebut.

Sekitar 10 menit kemudian, warga yang tadinya tertahan di sebuah “Lopo” seberang sungai baru bisa memberi pertolongan. Namun, pada saat penduduk setempat datang ke rumah korban, RH tidak terlihat lagi.

Ibu korban saat itu telah berjuang keras berupaya menyelamatkan ketiga anaknya ketika sedang berada di sungai tersebut. Nahas, upaya si ibu tidak berjalan mulus, dari ketiga anaknya tersebut, satu orang dikabarkan hanyut terbawa arus sungai.

Kapolres AKBP Irwa Zaini Adib, S.Ik., MH melalui Kasubbag Humas Polres Tapanuli Selatan, Iptu Alpian Sitepu mengatakan begitu mendapat laporan dari Polsek setempat, pihaknya langsung turun memberikan pertolongan dan melakukan upaya pencarian korban.

“Kami menyisir sungai bersama aparat TNI, pihak-pihak terkait, dan warga, namun belum membuahkan hasil,” kata Alpian sembari membenarkan insiden tersebut.

Alpian mengatakan, pencarian korban mulai dilakukan sejak Selasa (12/2) dini hari. Namun, sampai berita ini dilansir, korban belum ditemukan, proses pencarian masih terus dilakukan. (Sabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *