Jumat , 24 Mei 2019
Home » Berita Foto » Bupati dan Wakil Bupati Taput Periode 2019-2024 Dilantik

Bupati dan Wakil Bupati Taput Periode 2019-2024 Dilantik

Bupati dan Wakil Bupati Taput Nikson Nababan dan Sarlandy Hutabarat saat foto bersama dengan istri usai pelantikan.

Medan, sidaknews.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, hari ini Selasa (23/4/2019) melantik Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan dan Sarlandy Hutabarat di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut.

Acara pelantikan kepala daerah yang dirangkai juga dengan acara pelantikan pengurus Tim Penggerak PKK yang dijadwalkan usai pelaksanaan Pemilu 2019 tersebut dihadiri kepala daerah terpilih dari Kabupaten Tapanuli Utara, Deli Serdang dan Dairi.

Gubsu Edy Rahmayadi dalam acara pelantikan tersebut berpesan agar kepala daerah terpilih dalam melayani masyarakat untuk tidak membeda-bedakan golongan dan membangun daerahnya sebaik mungkin.

“Daerah Sumut merupakan daerah yang berdasar pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar. Serta bukan daerah agama ataupun golongan. Untuk itu pelayanan terhadap masyarakat harus dilakukan dengan baik.

Kita sudah mengaminkan bahwa berbeda-beda tetap satu juga. Mari kita bersatu padu bergandeng tangan untuk membangun Sumut yang kita cintai,” ujar Gubsu Edy Rahmayadi di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (23/4/2019).

Selain itu, Edy juga mengingatkan bahwa tugas setiap pemimpin daerah adalah untuk mensejahterakan kehidupan masyarakat dan mencerdaskan masyarakat dan juga harus melanjutkan pembangunan di daerahnya masing-masing.

“Pembangunan tidak boleh berhenti, harus berkelanjutan. Karena itu harus dibangun sebaik mungkin,” sebutnya.

Sementara, Ketua TP PKK Sumut Ny Nawal Edy Rahmayadi berpesan agar pengurus TP PKK periode 2019-2024 berjuang mendukung pembangunan di daerahnya masing-masing dan memberi perhatian khusus terutama masalah stunting dan penurunan tingkat kematian ibu melahirkan.

“Saya harap para istri bupati berjuang mendukung pembangunan di daerahnya. Selain itu agar memberikan perhatian khusus terhadap masalah stunting dan tingkat kematian ibu melahirkan,” sebutnya.(Erwin Nababan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *