Selasa , 25 Juni 2019
Home » Berita Foto » Bupati Soekirman Buka Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa Kabupaten Sergai Tahun 2018

Bupati Soekirman Buka Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa Kabupaten Sergai Tahun 2018

Bupati Sergai Ir H. Soekirman memukul gong saat membuka Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2018 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Karina Dusun I Desa Firdaus Kec. Sei Rampah, Kamis (25/10).

Sergai, sidaknews.com – BID merupakan forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yg berkembang di desa-desa BID merupakan media belajar bagi desa untuk mendapatkan informasi dan kegiatan inovasi yang dapat mendukung pembangunan desa. BID bisa dikatakan sebagai ajang pertukaran “jual-beli” cara atau solusi yang dianggap inovatif dalam meningkatkan kualitas pembangunan desa.

Hal ini mengingat pengembangan desa menjadi salah satu indikator RPJMD Kabupaten Sergai periode 2016-2021, untuk itu mari kita manfaatkan BID PID ini dalam pengembangan ekonomi lokal, kewirausahaan, pengembangan SDM Dan infrastruktur desa.

Demikian diutarakan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H. Soekirman sekaligus membuka Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2018 yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Karina Dusun I Desa Firdaus Kec. Sei Rampah, Kamis (25/10).

Hadir:dalam kegiatan tersebut, Kapolres AKBP. H. Juliarman Eka Putra Pasaribu, Ketua DPRD H. Syahlan Siregar, ST, Ketua GOPTKI Ny. Hj. Rosmaida Darma Wijaya, Kakan Menag DR. H. Syafi’i MA, Deputi Pengelolaan Inovasi dan Konsultan PID Kemendes RI Didit Harianto, para kepala OPD, camat, kades, BPD, LKMD se-kab Sergai, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan.

Syarat terbentuknya suatu negara, lanjut Bupati, yaitu adanya wilayah, masyarakat, pemerintahan dan pengakuan. 4 syarat ini saling berkesinambungan, Kita butuh pemerintahan yang kuat tapi akan mustahil tercipta pemerintahan yang kuat apabila masyarakatnya tidak kuat.

Diingatkan oleh Bupati, khususnya pada seluruh kades se Sergai supaya mengikuti dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi di era digital ini karena saat ini banyak inovasi tercipta dr pemanfaatan teknologi digital, misalnya seperti Gojek.

Saya yakin BIDPID ini akan sukses asalkan kita punya kelembagaan yg solid, kita punya produk unggulan dan masyarakat yang kuat. Selain produksi gula merah di desa Sinah Kasih masih banyak lagi keunggulan lain yang tersebar di seluruh desa di Sergai yang belum tereksplor dan terekspos, imbuh Bupati.

Diakhir sambutannya Bupati mengingatkan saat ini tahun politik, jgn kita terpecah belah dan bermusuhan hanya karena perbedaan pendapat Karena masa politik hanya berlangsung 5thn sedangkan ikatan saudara dan pertemanan untuk selamanya. Tidak ada pembangunan tanpa perdamaian dan sebaliknya, tidak ada perdamaian tanpa dibarengi pembangunan, dan perdamaian akan tercipta dgn tegaknya Hak azasi manusia.

Sementara Ketua DPRD Sergai H. Syahlan Siregar, ST menyebutkan bahwa PID ini sangat bagus utk kemajuan desa2 di Sergai, karena apabila seluruh desanya baik maka sudah pasti kabupaten itu baik karena baik buruknya suatu daerah tergantung dari kemajuan masyarakatnya. Saya atas nama anggota DPRD merasa senang dan bangga Karena sebagian tugas kami sudah dibantu melalui PID ini. Pemikiran-pemikiran positif yang selama ini blm terlihat oleh kami, maka akan terjembatani melalui bursa inovasi desa ini.

Pada kesempatan yang sama, Deputi pengembangan inovasi dan konsultan PID kemendes RI Didit Harianto memaparkan bahwa ada lebih dari 400 menu program inovasi desa yang diambil dari seluruh desa di Indonesia yang dianggap sukses, untuk dicontoh dan dikembangkan di desa-desa

Dan beruntung Serdang Bedagai punya satu desa yang inovasinya sudah masuk didalam yang 400 menu inovasi desa di seluruh Indonesia yaitu inovasi pengolahan gula merah dari air nira pohon kelapa sawit di desa Sinah kasih BIDPID ini bukan sekedar acara seremonial, tetapi saya berharap melalui BIDPID ini bapak ibu dapat saling bertukar pikiran tentang Inovasi desa dan mampu mereplikasi inovasi di desa lain yang dianggap cocok dengan ruang lingkup desa saudara, terang Didit Harianto.

Sebelumnya ketua Panitia kegiatan BUMDes Sei Rampah Lukmanul Hakim menyampaikan bahwa acara ini bermaksud untuk mendiseminasikan informasi pokok terkait program inovasi desa secara umum Serta hibah dana desa secara khusus, menginformasikan rencana kegiatan, dan menginfomasikan secara singkat pelaku-pelaku program di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa.

Dengan adanya BIDPID juga mampu memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelesaikan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan, serta menjaring komitmen pemerintah desa untuk mengadopsi, atau mereplikasi inisiatif atau inovasi yang di pelajari dalam bursa. BUMDes bersama yang sudah berjalan ada 6desa dan dana yang dikelola sudah mencapai -+ 3milyar. (RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *