Selasa , 25 Juni 2019
Home » Berita Foto » Bupati Soekirman Hadiri Silaturahmi Paguyuban Warga Jawa Sumatera

Bupati Soekirman Hadiri Silaturahmi Paguyuban Warga Jawa Sumatera

Bupati Sergai Ir H Soekirman berjabat tangan dengan Presiden RI Joko Widodo saat silahturahmi dengan Paguyuban warga Jawa Sumatera di GOR Lubuk Pakam Deli Serdang, Minggu (7/10).

Medan, sidaknews.com – Indonesia adalah negara besar, maka tidak mengherankan jika banyak orang Jawa yang hidup di Sumatera Utara (Sumut). Dengan demikian tidak mengherankan pula orang Sumut yang hidup di Jawa. Negra Indonesia memiliki beragam suku dan budaya, dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai Pulau Rote. Kita merupakan bangsa yang besar jangan mau kita di pecah belah oleh berita-berita hoax yang belum tentu kebenarannya.

Demikian dikemukakan Presiden RI Joko Widodo saat silahturahmi dengan Paguyuban warga Jawa Sumatera di GOR Lubuk Pakam Deli Serdang, Minggu (7/10), yang turut dihadiri Gubsu Edy Ramayadi, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman, Unsur FKPD Provinsi Sumut dan ribuan warga Jawa Sumatera.

Untuk itu, lanjut Presiden, kita harus bisa menghargai perbedaan jangan sampai kita bangsa Indonesia terpecah belah karena perpedaan pendapat dalam berdemokrasi dan kita harus bersatu untuk NKRI agar kita dapat bersaing dengan negara lain. Jangan sampai karena beda Bupati, Gubernur, Presiden, Walikota yang tiap 5 tahun digelar pemilihannya, jangan sampai kita terpecah terbelah gara-gara pilihan. Kita harus tetap satu sebagai bangsa Indonesia.

Usai silahturahmi paguyuban, Bupati Soekirman mengemukakan bahwa pemerintah daerah mendapatkan pedoman dalam menjaga persatuan dan kesatuan bahwa kita tidak perlu terpecah belah karena adanya pemilihan, baik itu pemilihan Bupati, Gubernur, Legislatif maupun pemilihan Presiden.

Yang terpenting, lanjut Bupati, adalah rakyat harus cerdas dan tidak terpancing provokasi, karena sekarang banyak juga orang yang menyebarkan berita tidak benar, fitnah dan lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa

Saya hari ini menghadiri dua acara yang pertama acara paguyuban dengan orang Jawa dan berikutnya dengan dai-dai dan para alim ulama. Semua itu menunjukan bahwa Sumut cukup kondusif dan mudah-mudahan kesemua itu menjadi modal dasar dalam membangun Sumut kedepan. (RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *