Sabtu , 20 Juli 2019
Home » Berita Foto » Bupati Soekirman Resmikan Mesjid Al Ihsan Kelurahan Melati I Perbaungan

Bupati Soekirman Resmikan Mesjid Al Ihsan Kelurahan Melati I Perbaungan

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menanda tangani prasasti saat peresmian Masjid Al Ihsan di Kelurahan Melati I Kecamatan Perbaungan, Jum’at (24/8).

Sergai, sidaknews.com – Pembangunan masjid berawal dari sebuah kebaikan, hadist yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang artinya barang siapa yang membangun sebesar tempat burung bertelur pun rumah ibadah maka akan dibangunkan rumah di Surga sana oleh Allah SWT. Oeh karenanya semua kebaikan-kebaikan yang sudah kita lakukan hendaknya jangan dikotori oleh orang-orang yang salah jalan

Demikian dikemukakan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman saat meresmikan Masjid Al Ihsan di Kelurahan Melati I Kecamatan Perbaungan, Jum’at (24/8), yang dihadiri Staf Ahli Bupati Drs. Nasrul Azis Siregar dan Ramadhan Purba, Kabag Kesra Sudarno, S.Sos, Camat Perbaungan, tokoh Agama, tokoh masyarakat serta puluhan masyarakat lainnya.

Kita semua adalah pemimpin, oleh sebab itu pemimpin tidak boleh membiarkan keburukan merajalela. Jangan tidak perduli pada kejadian di sekeliling kita serta waspadalah, jadikan Masjid sebagai rumah terakhir kita dalam menangkal hal-hal negatif yang mungkin mengintai kita dan orang yang ada disekeliling kita, tukas Bupati.

Diingatkan oleh Bupati Soekirmanbahwa bahaya narkoba yang telah memasuki pedesaan hingga ke dusun-dusun. Kita sebagai orang tua harus mewaspadai perilaku anak-anak kita. Pengawasan harus kita lakukan dari dalam keluarga
agar anak kita tidak terjerumus kedalam pergaulan yang salah.

Mengakhiri sambutannya Bupati berpesan bahwa sebentar lagi pesta demokrasi Pilpres dan Pileg tahun 2019 akan berlangsung, oleh karena itu diingatkan bahwa Masjid bukanlah tempat berpolitik melainkan sebagai tempat musyawarah memilih pemimpin yang baik, pesannya.

Sebelumnya Ketua Pembangunan Mesjid Al Ihsan Yuspani dalam laporannya menyebutkan: bahwa dahulunya Masjid ini adalah sebuah Mushallah. Dengan musyawarah antara panitia pembangunan dengan masyarakat kami jadikan
tempat ini menjadi Masjid.

Pembangunan di mulai tahun 2017 dengan menelan biaya sebesar satu milyar lebih yang dihimpun dari masyarakat dan dermawan serta donatur. Masjid ini juga pernah mendapat bantuan dari Politeknik USU untuk mensterilkan air, karena dahulu air di masjid ini tidak layak pakai namun kini menjadi lebih bermanfaat, papar Yuspani.

Disela-sela acara Bupati menyerahkan bantuan kepada Panitia Pembangunan Masjid yang bersumber dari Gerakan Amal Saleh yang dikumpulkan dari iuran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sergai. (RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *