× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Bejat, Pria Asal PALI Ini Nyaris Perkosa Ibu Kandungnya Sendiri

Bejat, Pria Asal PALI Ini Nyaris Perkosa Ibu Kandungnya Sendiri

790
SHARE
Bejat, Pria Asal PALI Ini Nyaris Perkosa Ibu Kandungnya Sendiri

SHR tersangka pelaku pemerkosaan Ibu kandung saat diamankan di Mapolsek Talang Ubi.

PALI, sidaknews.com - Entah apa yang ada didalam benak pikiran SHR (34), pria asal Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan ini, sehingga tegah ingin memperkosa ibu kandungnya sendiri.

Bahkan biadapnya lagi, wanita yang telah melahirkan dan membesarkannya selama ini diancam SHR pakai senjata api rakitan kalau tidak mau melayani nafsu bejatnya itu.

Perbuatan keji ini terjadi pada hari rabu (22/7/2020) bulan lalu di dalam rumah SM, yang tidak lain merupakan ibu kandung pelaku, yang terletak dibilangan Talang Ubi kabupaten PALI.

Dari pengakuan SM (Korban) kejadian sekitar pukul 14.00 WIB, di dalam rumah tersebut hanya SM dan pelaku, seperti biasa SM mengerjakan pekerjaan rumah, namun tiba tiba pelaku menodongkan Senjata Api dan minta dilayani nafsu bejatnya.

Tidak itu saja, bahkan senjata api ditangan pelaku itu, sempat diletuskan satu kali oleh pelaku, dengan badan gemetar, korban mencari selah melarikan diri ke Mapolsek Talang Ubi untuk meminta pertolongan.

Setibanya dikantor Polisi Sektor Talang Ubi, korbanpun menceritakan apa yang tengah dialaminya, mendapatkan laporan itu, Tim Elang Polsek Talang Ubi dipimpin Katim Buser Aipda Amirul Ahkam, menuju Ketempat Kejadian Perkara (TKP).

"Namun saat akan kita tangkap, pelaku ini berupaya memberikan perlawanan terhadap petugas," Terang Kapolres PALI AKBP Yudhi Suhariyadi Sik. melalui Waka Polres PALI Kompol Rizvy didampingi Kapolsek Talang Ubi Kompol Yuliansyah, Sabtu (8/8/2020).

Pelaku ini lanjutnya, mencabut Senpira dari dalam tas yang disandangnya, melihat hal itu terpaksa kita ambil tindakan tegas terhadap pelaku dengan cara dilumpuhkan pakai timah panas, dan kita gelandang ke Mapolsek Talang Ubi," Paparnya.

Dijelaskannya lagi, dari tangan pelaku ini petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu pucuk Senpira laras pendek, yang digunakan pelaku untuk menakuti korban, dua butir amunisi AD 76 dan satu butir amunisi PIN 3,8.

"Palaku ini kita jerat dengan pasal 1 ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951, sebagai mana diketahui dengan ancaman diatas 10 tahun penjara," Pungkasnya.

Sementara, SHM (pelaku) saat dikonfirmasi terkait pemerkosaan itu ia mengelak dan membantah kalau diri ingin minta dilayani nafsu seksual, karena menurutnya dia mengeluarkan senjata api itu guna menakuti ibunya supaya memberikan uang.

" Tidak pak, saya tidak memperkosa, aku hanya memaksa meminta uang saja, kalau menodongkan pistol itu memang benar adanya, tetapi tidak untuk memperkosanya," kila pelaku. (Suherman)

VIDEO