× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda pendidikan Jelang Ditutupnya Kampus BTI, Ruddy Persiapkan Proses Prosedur Pengembalian Aset

Jelang Ditutupnya Kampus BTI, Ruddy Persiapkan Proses Prosedur Pengembalian Aset

1285
SHARE
Jelang Ditutupnya Kampus BTI, Ruddy Persiapkan Proses Prosedur Pengembalian Aset

Latar depan lokasi Kampus BTI di Kelurahan Kijang Kota.

Bintan,sidaknews.com - Seorang Aktivis Sosial dan Lingkungan Bintan, Lelo Polisa Lubis, Sc mengaku sangat terkejut saat mendengar langsung dari telinganya bahwa Kampus Bintan Tourism Institute (BTI) di Jalan Raja Ali Haji, KM 26, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Dipastikan akan ditutup.

Oleh karena itu, Lelo pun curhat dengan nada yang sedih turut menjelaskan sepanjang yang diketahuinya terkait khususnya sedikit tentang informasi singkat mengenai kondisi kampus BTI tersebut kepada awak media lewat sambungan telepon genggam.

Di tahun 2020 yang baru saja berlalu tercatat hanya ada dua puluh delapan (28) mahasiswa yang belajar ilmu disana. Rupanya itu adalah salah satu penyebab terancamnya ditutup di 2021 ini yang berdampak pada sulitnya mengimbangi biaya operasional dari segala aspek.

Bila dalam satu tahun berjalan mengajar enam puluh (60) keatas jumlah murid, Pihak BTI akan merasa mampu dengan posisi bertahan. Ditambah lagi masa wabah Pandemi covid-19 mewabah selama ini menjadi pengaruh besar terhadap keberlangsungan minimnya aktivitas dunia kampus.

Pada umumnya, Mahasiswa menanggung biaya sekitar Rp 17,5 per paket hingga jenjang wisuda. Sudah termasuk semua baju dan praktikum, serta magang dan wisuda yang dapat dicicil sampai siap seluruhnya, Sabtu (23/01/2021).

Bahkan ada sebuah postingan dari akun media sosial (Facebook) sempat mempertanyakan dengan tulisan Info terbaru teman - teman hasil closing meeting pada hari Senin di Kampus BTI yang di sampaikan oleh pak Ruddy selaku rektor kampus menyatakan bahwa kampus kita tersayang akan di tutup. Bagaimana tanggapan rekan-rekan alumni untuk menyikapi hal ini ?.

" Iya karena pemerintah sampai saat ini masih hanya wacana saja. Lebih baik saya siapkan prosedur pengembalian aset saja. Memang secara finansial berat kalau tidak ada kejelasannya. Pembicaraan terakhir dengan camat juga tidak ada lanjutannya, " Ujar Plt Ketua BTI, Ruddy Firmansyah, S.AP ketika dihubungi tadi siang.

Masih sambungnya, Hal diatas akan menjadi bola panas yang akan menggelinding ke pemerintahan dengan ditutupnya pendidikan di bintan. Berbanding terbalik dari para alumninya yang sudah berhasil tersebar. Untuk yang sedang belajar tetap diselesaikan sampai tuntas sambil menunggu proses penutupan.

" Sungguh disayangkan, Sebelum proses prosedur pengembalian aset Kampus BTI itu siap, Ada baiknya pihak Pemkab Bintan melalui dinas terkait segera mencari solusi terbaik demi kepentingan dunia pendidikan khususnya masa depan SDM kepariwisataan dan perhotelan disini, " Ungkap Lelo saat berada di Wisma Rahmat, Kampung Barek Motor. (Alek)

Previous article Bupati Karo Bakal Laporkan SKPD ke Inspektorat Sumut, Banyak ASN Tidak Pro Kepada Rakyat
Next article Merasa Curiga, Dipanggil Tidak Menjawab Ternyata Purba Sudah Meninggal Dunia

VIDEO