× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda hukrim Polisi Tangkap Pelaku Predator Seksual Anak di Tapsel

Polisi Tangkap Pelaku Predator Seksual Anak di Tapsel

806
SHARE
Polisi Tangkap Pelaku Predator Seksual Anak di Tapsel

Polres Tapsel menggelar Press Release kasus Tindak Pidana Cabul, Rabu (27/1/2021)

Tapsel,sidaknews.com - MSSTH (50) Pelaku pencabulan terhadap 5 anak di Tapanuli Selatan akhirnya berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tapsel di Pasar Lubuk Maloko, Desa Wali Nagari Sukun Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat.

Pelaku yang merupakan warga Dusun Pasir Ampolu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan (Tapsel)

MSSTH, Pelaku pencabulan terhadap 5 anak, melarikan diri meninggalkan kampung halamannya pada Bulan Februari 2019. Dua Tahun dalam pelariannya MSSTH, akhirnya berhasil dibekuk Polisi Kasat Reskrim polres Tapanuli selatan AKP Paulus Robert Gorby, mengatakan MSSTH melakukan perbuatan cabul terhadap anak korban sebanyak 5 (lima) orang. Melati, Mawar, Angrek, Kamboja dan Lavender.

Diketahui Perbuatan cabul yang pertama kali dilakukan pelaku terhadap anak korban yang bernama Kamboja, terjadi pada Bulan Agustus 2017, sekitar Pukul 11.00 Wib didalam kamar milik pelaku setelah berhasil membujuk korban

 "Pelaku mendatangi rumah korban dan mengajaknya datang kerumah pelaku. Kemudian pelaku mengajak korban masuk kedalam kamar milik pelaku dan menyuruh anak korban untuk tidur. Pada saat itu korban sempat ketiduran. Pada saaat korban terbangun sudah dalam kondisi tidak memakai celana, setelah melampiaskan bejatnya itu membujuk korban untuk tidak memberitahukan pada siapapun" Ujar AKP Paulus. Rabu (27/01/2021).

Akibat perbuatanya tersebut Ungkap Kasatreskrim, Pelaku dikenakan Pasal 76 dan Pasal 82 Undang Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2016 TentangPenetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 01 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan Pidana 15 Tahun Penjara dan denda Rp. 5.000.000.000 (lima Milyar Rupiah).

Secara terpisah, Dra Tio Risma Damayanti, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Tapanuli Selatan mengatakan, untuk saat ini yang dilakuan adalah mengunjungi rumah ke 5 korban. Menguatkan Psikologis korban dengan memberikan edukasi.

Tio juga menuturkan, sampai saat ini Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel), memang belum memiliki rumah aman dan pihaknya Akan melakukan upaya pemulihan kepada semua korban.

"Kita akan terus dampingi 5 korban dengan cara mendatangi rumah rumah korban dan sampai hari ini Alhamdulillah ke 5 korban kondisi nya sudah stabil ", Ungkap tio. (Sabar)

Previous article Saudi Arabian Airlines Menerima Diamond Status Untuk Kesehatan Keselamatan Penerbangan
Next article Kabupaten dan Kota Blitar Terima 4.240 Dosis Vaksin COVID-19 Tahap Pertama

VIDEO