× Redaksi Pedoman Media Siber Privacy Policy
Beranda sumut Wow, Tiga Pekerja Proyek Irigas Terkubur Hidup-hidup

Wow, Tiga Pekerja Proyek Irigas Terkubur Hidup-hidup

278
SHARE
Wow, Tiga Pekerja Proyek Irigas Terkubur Hidup-hidup

Korban saat dibawa ke Puskesmas Tigabinanga (Foto/Ist)

Tanah Karo, sidaknews.com - Nasib tragis dialami oleh tiga orang pekerja proyek pembuatan saluran parit di Desa Kutagaloh Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo.

Ketiga pekerja yang diketahui bernama Matius Tarigan (34) merupakan perangkat desa setempat, Gufron alias Roni (23) warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga dan Anto (43) warga yang sama.

Kejadian yang dialami oleh ketiga korban terjadi pada hari Rabu (27/01/2021) saat mereka sedang bekerja, namun tiba-tiba ditimpa longsor dan tidak dapat menyelamatkan diri sehingga terkubur secara hidup-hidup.

Terkait adanya kejadian ini, warga langsung mendatangi lokasi dan berusaha melakukan pencarian terhadap ketiga korban dengan cara menyemprotkan air dengan mesin, tapi tidak berhasil sehingga kejadian ini diteruskan kepihak BPBD Karo.

Adanya informasi yang diterima PLT Kepala BPBD Karo Natanail Perangin -angin bersama anghotanya langsung ke TKP untuk membantu mencari korban hingga malam hari, dan diteruskan juga ke Basarnas Medan"Kami juga dapat informasi dari Camat sekira pukul 23:30 WIB tadi malam," ujarnya melalui panggilan WhatsApp.

Dikatakannya lagi, pekerjaan proyek pembuatan saluran air yang terletak di Desa Kutagaluh, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo sedang berlangsung dan lokasinya sangat curam karena berada disisi tebing dan mengharuskan pekerja untuk menggali tanah. Namun naas ketika pekerja sedang bekerja, tiba-tiba tanah longsor dan langsung menimbun tiga orang pekerja yang berada dibawah," ujarnya.

"Karena lokasi yang curam dan sempit, hingga pukul 23.00 WIB korban belum juga diketemukan. Setelah berjam-jam tim dilakukan pencarian Team dari Basarnas yang dibantu warga dan para petugas, akhirnya ketiga korban berhasil ditemukan, Kamis (28/1/2021) sekitar pukul 04:00 wib subuh.

"Ketiga korban sudah ditemukan, namun telah meninggal dunia. Tadi sekitar pukul 04:00 WIB dini hari. Saat ini sudah di Puskesmas Tigabinanga untuk dibersihkan dan diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan," ujar Natanail.

Sementara Kapolsek Tigabinanga Iptu B.Ginting ketika fikonfirmasi melalui Kanit Reskrim Ipda Solo Bangun, membenarkan kejadian tersebut.

Ketika disinggung terkait pekerjaan proyek pembuatan parit tersebut,dia mengatakan bahwa proyek itu untuk irigasi desa dan kasusnya sudah fitangani pihak Tipiter Polres Karo"Ujarnya. (AS)

Previous article Berdayakan Produk UMKM, Walikota Tanjungpinang Gandeng Sejumlah Swalayan
Next article Perusahaan Sepakat Segera Perbaiki Ruas Jalan Simpang Mangun Jaya - Macang Sakti

VIDEO