Sabtu , 20 April 2019
Home » Berita Foto » Diduga Alami Gangguan Jiwa, Anak di OKU Sumsel Bunuh Ibu Kandung

Diduga Alami Gangguan Jiwa, Anak di OKU Sumsel Bunuh Ibu Kandung

Suasana di sebuah rumah di Dusun III Talang Agung, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU, Sumsel, Rabu (10/4) malam. Salbiah (60) ditemukan warga meninggal dunia di rumah tersebut. Foto: Ist

Palembang, sidaknews.com – Seorang janda meninggal dunia diduga dibunuh anak kandungnya. Wanita tersebut yakni Salbiah (60), warga Dusun lll Talang Agung, Kecamatan Lengkiti Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan.

Informasi yang dihimpun, wanita ini ditemukan warga sudah tak bernyawa lagi di dalam rumahnya dalam kondisi mengenaskan, tubuhnya berlumuran darah dan lehernya nyaris putus.

Korban pertama kali ditemukan warga pada Rabu (10/4) sekitar pukul 23.30 Wib, karena mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban saat tengah malam.

Ternyata yang berteriak minta tolong adalah anak korban yang sedang dipasung karena diduga mengalami gangguan jiwa. Mendengar teriakan tersebut, warga datang dan mengintip dari pintu dan melihat Akmaludin di dalam rumah bersama anak korban lain, namun warga tidak berani masuk.

Setelah Akmaludin pergi dari rumah, warga pun langsung masuk dan anak korban yang tengah dipasung langsung mengatakan ia melihat ibunya di dalam tadi ribut dengan saudaranya.

Kemudian warga desa beramai ramai masuk dan terkejut menemukan Salbiah sudah tergeletak di lantai berlumuran darah dengan kondisi leher nyaris putus dan sudah meninggal dunia.

Mendapati hal tersebut, warga tidak berani menyentuh tubuh korban. Selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke polisi terdekat. Dan tidak membutuhkan waktu lama, polisi tiba ke lokasi.

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandri yang didampingi Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan mengatakan, jika korban diduga dibunuh anak kandungnya sendiri, Akmaludin (36).

“Diduga tersangka terganggu jiwanya, sekarang telah kita amankan di Mapolres,” ujar Widayana kepada awak media, Kamis (11/4).

Menurutnya, Salbiah memang tinggal bersama dengan dua anaknya yang diduga menderita gangguan jiwa. Satu anak korban dipasung, sedangkan anak lainya tidak.

Dikatakan Kapolres, kehidupan keluarga ini sangat memprihatinkan, dimana Salbiah mengurus sendiri dua anaknya pasca bercerai dengan suaminya.

Kapolres menambahkan, tersangka direncanakan akan dibawa ke Palembang untuk pemeriksaan kejiwaannya. “Rencananya tersangka akan kita kirim ke Palembang untuk diperiksa kejiwaan,” kata Kapolres OKU. (Iskandar Mirza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *