Selasa , 22 Januari 2019
Home » Berita Foto » Diincar Setahun, Tersangka Narkoba ini Akhirnya Dibekuk Polisi

Diincar Setahun, Tersangka Narkoba ini Akhirnya Dibekuk Polisi

Kutning (pakai rompi tahanan), tersangka kasus dugaan kepemilikan narkotika saat diperlihatkan kepada awak media di Mapolres Padangsidimpuan, Jumat (11/1). Foto: Efendy

Padangsidimpuan, sidaknews.com – Sebelum ditangkap karena diduga menyimpan narkotika jenis ganja yang beratnya sekitar 1,1 kilogram, Muhammad Husni Lubis (MHL) rupanya pernah ditangkap oleh Satnarkoba Polres Kota Padangsidimpuan.

Namun, karena tidak terbukti, laki laki yang kerap dipanggil Kutning itu terpaksa dilepas petugas. Meski dilepas, personil Satnarkoba Polresta Padangsidimpuan terus memantau gerak-gerik laki-laki yang memiliki tiga anak itu.

Nahas, bagi Kutning, pada Rabu (9/1/2018), personil Satnarkoba kembali menangkap pria yang tinggal di Jalan Imam Bonjol itu saat berada di Jalan Mawar, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumut, Rabu (9/1/2019) lalu sekira jam 18.30 Wib.

“Setahun yang lalu, kami pernah menangkapnya, tapi tidak ada barang bukti,”ujar Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan, AKP CJ Panjaitan kepada wartawan ketika ditemui di Mapolres Padangsidimpuan, Jumat (11/9).

Untuk mengidentifikasi gerakan Kutning, lanjut dia, pihaknya membutuhkan kesabaran karena dia memiliki banyak cara untuk menjalankan bisnis itu.

“Harus sabar, karena dia banyak cara untuk memuluskan kerjaannya,”tuturnya.

Sementara itu, Kutning mengakui semua perbuatannya, ia mengaku sudah sejak satu tahun yang lalu dia sudah menggeluti bisnis ilegal tersebut. Dia mendapatkan barang dari salah seorang penjual di Kampung Darek berinisil JN.

“Biasanya, saya pesan dari JN,” ujarnya kepada wartawan ketika ditemui.

Ditanya berapa jumlah pesanannya kepada JN, Kutning mengakui tidak menentu.

“Tidak bisa ditentukan, karena berdasarkan pemesanan. Kalau pemesanan banyak, bisa saja lebih besar yang akan diambil,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, barang bukti yang disita dari MHL berupa satu bal diduga berisi Narkotika jenis ganja yang dibalut dengan lakban warna coklat seberat 1100 gram dan bersama 6 bungkus kertas nasi warna coklat diduga keras berisi ganja dengan berat 54, 85 gram.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu buah plastik assoy warna hitam bersama satu buah kotak rokok merk GG.MOVE warna hitam serta 1 unit handphone yang diduga kuat untuk kepentingan jual beli narkoba.

Kasat mengatakan, pelaku yang saat ini sudah ditetapkan tersangka akan dijerat dengan dijerat pasal 114 jo pasal 111 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. (Efendy Jambak/Sabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *