Minggu , 16 Desember 2018
Home » Kepri » Batam » Ditpolair Polda Kepri Ungkap 58 Kasus Kejahatan di Laut

Ditpolair Polda Kepri Ungkap 58 Kasus Kejahatan di Laut

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto bersama jajarannya saat pelaksanaan acara “Syukuran HUT Polairud ke-68” di Mapolda Kepri, Selasa (4/12). Foto: Ist 

Batam, sidaknews.com – Sepanjang tahun 2018, Ditpolair Polda Kepri berhasil mengungkap 58 kasus pelanggaran hukum di wilayah perairan Provinsi Kepri.

“Ditpolair berhasil mengungkap 58 perkara di wilayah hukum Polda Kepri periode Januari hingga Desember 2018,” demikian rilis tertulis Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga kepada sidaknews.com, Selasa (4/12).

Kasus-kasus yang ditangani Ditpolair Polda Kepri sepanjang tahun 2018 tersebut yakni terdiri dari :

1. Kasus illegal fishing (pencurian ikan) oleh kapal ikan asing: 11 kasus
2. Kasus pemalsuan surat ijazah kelautan : 9 kasus
3. Kasus pelayaran/kapal tanpa Surat Izin Berlayar (SIB) : 7 kasus
4. Kasus kepabeanan/pengiriman barang keluar Batam : 6 kasus
5. Kasus Migas (Pengiriman BBM Ilegal) : 5 kasus
6. Kasus pekerja migran ilegal ke Malaysia : 5 kasus
7. Kasus ilegal logging : 2 kasus
8. Kasus karantina : 2 kasus
9. Kasus pencurian : 2 kasus
10. Kasus perdagangan (kirim bawang ilegal dari Malaysia) : 1 kasus
11. Kasus perikanan : 1 kasus
12. Kasus lingkungan hidup : 1 kasus
13. Kasus BKSDA : 1 kasus
14. Kasus telekomunikasi : 1 kasus
15. Kasus kecelakaan kerja : 1 kasus
16. Kasus Bahan Peledak (Handak) : 1 kasus
17. Kasus penggelapan : 1 kasus.
18. Kasus Minerba : 1 kasus

Selain keberhasilan Ditpolair Polda Kepri tersebut, Erlangga juga mengatakan, Polda Kepri juga melaksanakan kegiatan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Polairud ke-68 yang jatuh setiap tanggal 1 Desember.

Acara “Syukuran HUT Polairud ke-68” tersebut dilaksanakan hari ini, di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri.

Selain Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revianto, acara tersebut juga dihadiri Kasrem 033/WP, Danlantamal IV Tanjungpinang (diwakili), Danguskamla Armada I (diwakili), Kepala Kantor Bakamla Zona Maritim Barat, Kepala BC Batam, PJU Polda Kepri dan undangan lainnya.

HUT Polairud kali ini mengusung tema “Dengan Semangat Promoter Polairud Siap Mengamankan Pemilu 2019 Dalam Rangka Mendukung Pembangunan Nasional”.

Acara syukuran ini sebelumnya juga telah dilaksanakan di Korpolairud Baharkam Polri pada hari Senin 2 Desember 2018 lalu yang dihadiri Kapolri dan segenap Pejabat Utama di lingkungan Mabes Polri.

Saat ini, Korpolairud Baharkam Polri berkekuatan 67 unit armada kapal patroli dengan 9 pesawat terbang dan 46 helikopter.

Sedangkan untuk menjaga perairan laut di wilayah hukum Polda Kepri, armada air yang dimilikii Ditpolairud Polda Kepri sebanyak 28 unit yang terdiri berbagai jenis, baik C1, C2 dan C3 termasuk kapal cepat datar (RIB: rigit inflatable boat ) maupun Longboat dan Amphibi

Dengan luas wilayah Kepri sebesar 253.617 Km2, dimana 96 persennya terdiri dari perairan dan letak geografisnya merupakan wilayah perbatasan negara, yaitu dengan Singapura, Malaysia, Vietnam dan Thailand.

“Maka Ditpolairud Polda Kepri harus mampu mengeleminir berbagai potensi kerawanan yang ada seperti illegal fishing, people smuggling, illegal logging, penyelundupan dan kejahatan lintas batas negara,” papar Erlangga.

Di dalam penggelaran operasional, lanjut Erlangga, Ditpolairud Polda Kepri menetapkan sistem zonanisasi pengawasan terhadap wilayah perairan menjadi enam zona meliputi :

Zona 1 : Batam ( Dermaga Unit Belakang Padang )
Zona 2 : Tanjung Balai Karimun ( Dermaga Unit Kolong / Selat Beliah )
Zona 3 : Moro ( Dermaga Moro )
Zona 4 : Tanjung Pinang dan Bintan ( Dermaga Tanjungpinang )
Zona 5 : Lingga ( Dermaga Jagoh )
Zona 6 : Anambas dan Natuna

Khusus zona 6 dan hotspot di Tanjung Berakit di back up dengan kapal BKO dari Korpolairud Baharkam Polri yang terdiri dari KP Baladewa, KP Kedidi dan KP Hayabusa.

Dalam rangkaian kegiatan perayaan HUT tersebut, Ditpolairud Polda Kepri juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial lain yakni anjangsana ke Panti Asuhan dan Purn/Warakawuri Polairud termasuk kepada anggota yang sakit, donor darah dan gerak jalan sehat keluarga besar Ditpolairud Polda Kepri.

“Ke depan diharapkan kerjasama yang baik diantara kita dalam mewujudkan kondisi Kamtibmas Kepri yang aman, damai dan kondusif, utamanya di wilayah perairan. “Arnavat Darpha Mahe karena di laut kami bangga,” tutup Erlangga memberikan pesannya. (Hum/Rindu Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *