Selasa , 22 Januari 2019
Home » Berita Foto » Dua Oknum ASN Pemkab Paluta Diringkus Polisi Karena Narkoba

Dua Oknum ASN Pemkab Paluta Diringkus Polisi Karena Narkoba

MRS (36) dan ISP (36), tersangka kasus dugaan kepemilikan narkotika saat diamankan Sat Narkoba Polres Padangsidimpuan. Foto: Ist

Sidimpuan, sidaknews.com – Satres Narkoba Polres Padangsidimpuan kembali mengamankan dua tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Dari rilis yang diterima sidaknews.com dari Polres Padangsidimpuan, kedua tersangka merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Paluta. Kedua oknum tersebut yakni dua pria berinisial MRS (36) dan ISP (36).

Kapolres Padangsidimpuann AKBP Hilman Wijaya melalui Kasat Reserse Narkoba AKP Carles J Panjaitan menjelaskan, kedua tersangka ditangkap Kamis 10 Januari 2019 sekira pukul 16.30 Wib.

“Penangkapan tersangka berkat informasi dari masyarakat,” kata Kasat dalam keterangan persnya kepada wartawan, Jumat (11/01/2019).

Berdasarkan info tersebut, lanjut dia, pihaknya melakukan penyelidikan ke lokasi yang berada di jalan DR. Pinayungan Gang Amal Kelurahan Tobat sesuai informasi tersebut.

Tiba di sana, petugas melihat dua orang pria sedang berboncengan dan dicurigai sedang menguasai narkotika. Lalu, petugas melakukan penangkapan dengan terlebih dahulu menghentikan laju kendaraan yang dikemudikan salah satu pelaku.

Pada saat bersamaan, sambung Carles, petugas langsung mengamankan kedua pelaku dan dilakukan penggeledahan. Hasilnya, petugas menemukan satu buah kotak rokok dengan merk Magnum Blue yang di dalamnya diduga berisi narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip transparan.

Tidak sampai di situ, petugas juga menemukan dari dalam kantong celana depan sebelah kiri salah satu pelaku MRS yang saat diamankan sedang dibonceng oleh pelaku ISP.

“Selanjutnya keduanya dan barang bukti yang diamankan dibawa langsung ke Polres Padangsidimpuan guna penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kasat.

Kasat menambahkan adapun barang bukti yang diamankan satu bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat 0,20 gram.

Satu unit sepeda motor jenis matic merek Honda Spacy warna hitam ber Nopol BB 2200 HO dan satu unit handphone merek Samsung warna hitam.

Untuk penyelidikan sementara, kata Kasat, kepada penyidik, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang masih dalam penyelidikan. Kini keduanya sudah mendekam di Mako Polres Padangsidimpuan untuk menjalani proses hukum.

Keduanya akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun. (Sabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *