Senin , 15 Oktober 2018
Home » Berita Foto » Dugaan kuat, Lamongan Pecel Lele Mesu Timur Buang Limbah di Ulu Pemandian Warga

Dugaan kuat, Lamongan Pecel Lele Mesu Timur Buang Limbah di Ulu Pemandian Warga

Bateng, sidaknews.com – Tempat rumah makan lamongan pecel lele desa mesu timur adanya dugaan kuat melakukan pembuangan limbah kotoran di ulu pemandian warga RT.05 desa air mesu timur kecamatan pangkalan baru kabupaten Bangka tengah.

Adanya pembuangan limbah sisa kotoran yang menyebabkan banyaknya warga merasa kesal, tempat pemandian biasanya warga sekitar untuk mencuci dan lainnya dicemari dengan adanya pembuangan bekas kotoran rumah makan tersebut.

Berawal dari informasi warga didaerah tempat pemandian tersebut sering kali kalau mandi mereka merasakan badan gatal dan harus dibilas lagi pulangnya.

Pantauan sidaknews.com, memang informasi berkembang selama ini sudah kuat terbukti saat hasil infestigasi dilapangan menemukan salah satu dari karyawan membawa ember yang didalamnya ada kotoran bekas sisa makanan yang akan dibuang kealiran air dari ulu.

Dilain kesempatan, ketua Rt.05, Parti, saat dihubungi, senin (8/10/18), menjelaskan, bahwa adanya tempat rumah makan lamongan pecel lele tersebut, awalnya tidak mengetahui secara pasti terkait limbah yang mencemari tempat pemandian warga sekitar, dikarenakan warga juga belum pernah datang memberitahui.

Kalaupun permasalahan ini akan kita selesaikan secara kekeluargaan dulu, agar tidak terjadi satu sama lain dirugikan,”terangnya.

“Kita sudah memanggil pihak terkait untuk di buat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya dan juga memberi peringatan keras jangan sampai kejadian ini terjadi lagi.

Dengan begitu menurut, Parti, pihak terkait sudah berikan permohonan maaf, biar kedepan bisa menjaga lingkungan sekitar dan tidak akan ulangi, apabila masih mereka melanggar kesepakatan dalam isi surat pernyataan tersebut pasti akan ada sanksinya.

” jangan sampai itu terjadi lagi akan kita lihat dulu sejauh mana tindakan yang akan kita ambil.dan memang sangat kita sesalkan juga dengan kejadian ini.

Sangat berharap kedepan, masyarakat setempat harus melaporkan kalau melihat kejadian serupa, supaya bisa dengan mudah untuk beritahukan kepada yang mempunyai tempat usaha apapun itu,”tutupnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *