Senin , 15 Oktober 2018
Home » Gallery » Pemko Tanjungpinang Undang Pekerja dan Pengusaha

Pemko Tanjungpinang Undang Pekerja dan Pengusaha

   

   
Tanjungpinang,sidaknews.com – Tingkatkan Skala Upah, Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Sosial dan Tenagakerja (Dinsosnaker) Kota Tanjungpinang mengundang sekitar 50 orang terdiri dari pekerja dan pengusaha diacara kegiatan peningkatan kualitas struktur dan skala upah bagi pengusaha dan pekerja di Hotel CK selama 2 hari, Senin (16/5).

Dalam laporannya, Kepala Dinsosnaker Tanjungpinang, Surjadi mengatakan bahwa kegiatan bertujuan membantu meningkatkan upah bagi para pekerja khususnya di Tanjungpinang berdasarkan ketentuan Undang-undang yang berlaku serta mengajak para pengusaha untuk bersama-sama belajar dalam menghitung struktural upah tenaga kerja.

“Sesuai dengan PP Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan, ada skala dan struktur upah yang harus dipatuhi perusahaan. Hal tersebut merupakan hak yang harus diterima pekerja dan merupakan kewajiban yang harus ditunaikan perusahaan,” jelasnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, sambung Surjadi, tinggal komitmen kedua belah pihak saja untuk melaksanakannya. Hanya saja penerapan skala upah di Kota Tanjungpinang masih rendah dibawah 20 persen.

“Oktober nanti, pengawas ketenagakerjaan bukan kewenangan kabupaten/kota lagi. Tetapi didalam PP 78 Tahun 2015, salah satu kewenangan yang diberikan dewan pengupahan kota adalah mengawasi pelaksanaan skala upah yang diberikan,” katanya.

Perihal tersebut, nantinya pihak Dinsosnaker Tanjungpinang akan mendudukkan hal ini dengan melibatkan instansi terkait.

“Nanti kita dudukkan sama-sama dengan dewan pengupahan terdiri dari serikat pekerja, Apindo dan juga instansi pemerintah,” katanya.

Dirinya menuturkan, setelah Oktober mendatang, pihaknya hanya meningkatkan fungsi mediasi, sedangkan pengawasan berada di tingkat Pemerintah Provinsi Kepri.

Menurut Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ia telah memperhatikan kondisi dan situasi antara buruh dan pengusaha.

Walikota berharap adanya kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Tanjungpinang dengan para pengusaha. Sebab, ada perubahan-perubahan paradigma yang harus di selaraskan bersama demi terciptanya ketentraman.

“Saya yakin peserta hadir di sini 70 persen tidak bisa mengambil keputusan, rata-rata bila mau mengambil keputusan menunggu atasannya,” ujar Lis.

Menurutnya, saat ini masih banyak perusahaan yang belum melaksanakan peraturan kepegawaian, dan hanya merekrut pegawai kontrak (outsourching).

”Intinya dengan masalah-masalah seperti ini diharapkan buruh merasa dilindungi dan diayomi oleh perusahaan tempat mereka bekerja serta pihak perusahaan juga tidak merasa dirugikan,” kata Lis.

Walikota menilai, setiap pekerja berhak atas skala upah, dan adanya perbedaan antara senior dan junior dalam skala upah, dalam hal ini struktur cara perhitungan gaji sudah ada di tetapkan.

Pembukaan kegiatan peningkatan kualitas struktur dan skala upah bagi pekerja dan pengusaha ini dihadiri Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, di dampingi Asisten Kesra, Ahadi, Kepala Dinsosnaker Tanjungpinang, Surjadi, Kepala BP2T Tengku Dahlan, Kepala BP3AKB Ahmad Yani, narasumber dari Pemprov Kepri, para pengusaha dan pekerja. [Iskandar]