Rabu , 19 Juni 2019
Home » Daerah » Babel » Ini Kabar Terbaru Dua Unit Alat Berat Yang Sempat Diamankan Satpol PP Babel

Ini Kabar Terbaru Dua Unit Alat Berat Yang Sempat Diamankan Satpol PP Babel

Ilustrasi Alat Berat. Foto: Net

Pangkalpinang, sidaknews.com – Hampir sepekan barang bukti dua unit alat berat jenis eksavator/PC yang sempat diamankan di Kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung beberapa hari lalu belum terlihat kembali berada di halaman kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kedua alat berat PC mini bermerk Kobelco berwarna biru dan PC merk Hitachi berwarna oranye tersebut diamankan lantaran ketangkap tangan karena diduga menambang di lokasi lahan Islamic Center milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Kep.Babel)

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Para Pewarta HPI Babel dari seorang warga sekitar, kini di lahan Islamic Center milik Pemprov Kep Babel diduga kembali ada aktivitas oleh oknum masyarakat yang mengaku mendapat izin dari pihak terkait.

Namun, warga ini mengaku aktivitas tersebut hanya untuk meratakan tanah dan akan ditanam bibit tanaman hutan. “Lahan itu diratakan dan akan ditanami bibit pohon hutan, tapi kan sayang kalau timahnya masih ada ya kita angkat, sayangkan pak,” kata TF saat dihubungi oleh Pewarta HPI Babel melalui handphone selulernya, Jum’at (4/1/2018).

Lalu, TF juga menjelaskan selain sudah diketahui pihak terkait, kegiatan tersebut berkerjasama dengan salah satu koperasi milik institusi di Bangka Belitung.

Sementara itu, sampai berita ini diturunkan, Pewarta HPI Babel belum berhasil mengkonfirmasi Kasat Satpol PP Babel Yamowa Harefa untuk menanyakan hal tersebut. Pesan sudah dikirim wartawan melalui WhatsApp sekitar jam 12.51 Wib, namun belum ada jawaban dari yang bersangkutan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, nampak kaget saat diberitahukan dua alat berat jenis Eksavator/PC dilepas atau dikembalikan kepada pemiliknya oleh Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kedua alat berat PC itu sempat diamankan di Kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  saat tertangkap tangan beberapa waktu lalu lantaran diduga menambang pasir di lahan Islamic Center milik Pemprov Kepulauan Bangka Belitung di jalan Parit Enam, Keluarga Bacang Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang.

”Saya sudah perintah kepada Kasat PoL PP agar alat berat PC yang sudah dikeluarkan agar dikembalikan ditetapkan ke kantor Satpol PP, sebelum mereka meratakan tanah yang sudah rusak akibat penambang, ” Tegas Erzaldi saat diwawancara Pewarta HPI Babel usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Belitung di aula Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Air Pangkalpinang, Senin pagi (31/12/2018) lalu. (HPI/Fajri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *