Minggu , 18 November 2018
Home » Berita Foto » Ini Peran Ketiga Pelaku Pembobol Mobil Pengurus Demokrat Kepri

Ini Peran Ketiga Pelaku Pembobol Mobil Pengurus Demokrat Kepri

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi saat merilis kasus pembobolan mobil pengurus Partai Demokrat Kepri. Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Tiga pelaku kasus pembobolan mobil milik Remon, pengurus Partai Demokrat Kepri beberapa waktu lalu sudah diamankan polisi.

Ketiganya yakni Ria Kusnandar (RK) alias Mamang dan Bintang Edward Simamora (BES) dan Roni (RN). Mamang ditangkap di Kota Batam, Bintang di wilayah Kabupaten Bintan, sedangkan Roni diamankan di rumahnya di Desa Gemukmas, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Para pelaku ini merupakan jaringan pencurian spesialis pembobolan mobil. Hal tersebut dikatakan Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi kepada wartawan saat merilis kasus tersebut, Rabu (7/11).

“Para pelaku ini adalah jaringan spesialis pencurian dengan pemberatan. Pelaku juga ada resedivis kasus yang sama (pembobolan mobil-red),” kata Ucok.

Beberapa pelaku, sambung Ucok, merupakan jaringan pencurian spesialis pembobolan mobil yang berasal dari luar Kota Tanjungpinang.

Saat beraksi, pelaku memanfaatkan jaringan mereka yang ada di Tanjungpinang yakni pelaku Ria Kusnandar dan Roni. Kedua pelaku ini bertugas mengatur strategi seperti mengamati situasi dan mencari calon korban yang menjadi target (sasaran).

“Dalam kasus ini RK bertugas bawa mobil. Sedangkan pelaku RN juga ikut mengambil uang dari mobil korban,” katanya.

Sementara itu, Bintang berperan mengantarkan Ria Kusnandar yang sempat melarikan diri dari Kota Tanjungpinang ke Kota Batam usai melaksanakan aksi.

“Ia (Bintang) mengantarkan RK ke pelabuhan di Tanjunguban, Kabupaten Bintan untuk menyeberang ke Kota Batam,” katanya.

Dengan tertangkapnya ketiga pelaku, lanjut Ucok, masih ada dua pelaku lain yang saat ini masih terus diburu dan Masuk Daftar Pencarian orang (DPO) yakni berinisial F dan U.

“Masih ada dua pelaku lagi yang belum tertangkap,” katanya.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno yang ikut mendampingi Kapolres dalam rilis tersebut menambahkan, selain mengamankan pelaku, dalam kasus ini juga diamankan barang bukti berupa dua mobil yakni satu mobil yang dipergunakan pelaku saat beraksi, mobil korban dan satu unit sepeda motor, serta uang tunai senilai Rp 5 juta.

“Uang (milik korban-red) nya sudah sempat dibagi pelaku. Ada yang sudah dipergunakan pelaku untuk keperluan sehari-harinya dan ada juga dibawa pelaku lain yang belum tertangkap,” kata Dwihatmoko.

Kasat menambahkan, para pelaku sebelumnya telah merencanakan aksi kejahatannya selama satu bulan. “Target mereka memang nasabah Bank yang ambil uang dalam jumlah besar. Begitu ada calon korban, kemudian mereka mengikuti. Jika dianggap sudah aman baru mereka beraksi,” ujarnya.

Para pelaku, tambah Kasat, akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun penjara.

Sekedar diketahui, aksi pembobolan mobil ini terjadi di depan kantor DPD Partai Demokrat Kepri yang berada di Jalan Aisyah Sulaiman, komplek Ruko Green View, Batu 8 Atas, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Kamis (18/10) sore.

Uang senilai Rp 130 juta milik Remon yang saat itu berada di dalam mobil jenis Taruna bernopol BP 1970 TY berhasil digondol kawanan pelaku pencurian ini. (Rindu Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *