Rabu , 24 April 2019
Home » Berita Foto » Jelang Pemilu 2019, Polres Malra Perkuat Soliditas dan Sinergitas dengan KPU Tual

Jelang Pemilu 2019, Polres Malra Perkuat Soliditas dan Sinergitas dengan KPU Tual

Tual, sidaknews.com – Pemilihan Umum baik Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 tinggal menghitung bulan, soliditas dan sinergitas seluruh pihak baik Penyelenggara (KPUD), Pemerintah Daerah, serta pihak keamanan (TNI/Polri) sangat dibutuhkan untuk menyukseskannya.

Guna tercapai sinergi yang baik, Kepolisian dalam hal ini Polres Maluku Tenggara (Malra) mengadakan silaturahmi sekaligus dialog bersama penyelanggara pemilu di Kota Tual yakni jajaran Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tual, rabu 30 januari 2019.

Silaturahmi Polres Malra bersama KPUD berlangsung di kantor KPUD Tual, dimana Kapolres Malra AKBP Indra Fadhilla Siregar didampingi Kasat Intelkam, langsung diterima oleh Ketua KPUD Kota Tual Ibrahim Faqih bersama jajarannya, dilanjutkan dengan dialog jelang Pemilu 2019.

Data yang berhasil dihimpun media ini, Polres Malra dibantu TNI akan bersenergi dengan KPU (KPUD Tual) dan BAWASLU (Bawaslu Tual) untuk mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan sejuk diwilayah Kota Tual.

Kami, Polri di beck-up TNI bersama-sama mengamankan Pilgeg dan Pilpres 2019, kami siap melakukan pengamanan dan mobile pada pentahapan dan pelaksanaan distribusi logistik Pemilu, Pencoblosan dan Perhitungan Suara Pileg dan Pilpres 2019 nantinya, ungkap Indra Fadhillah Siregar dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini, kami ingin mengetahui langsung dari KPUD Tual, apakah ada TPS yang di anggap rawan oleh KPUD Tual, jumlah Calon Legislatif (Caleg) dari masing-masing partai politik, jadwal kampanye oleh Parpol dan masing-masing caleg apakah sudah diterbitkan, anggaran KPUD Tual, serta kendala-kendala yang dihadapi KPUD Tual, terang Indra.

Lanjut Indra, selain itu, pembentukan Linmas apakah sudah dilakukan KPUD Tual, sekaligus melakukan pelatihan atau pembekalan sebelum pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, dimana kami Polres Malra akan berkoordinasi dengan Walikota Tual untuk melakukan pelatihan pembekalan kepada linmas terkait pengamanan.

Kesempatan yang sama Kapolres Malra meminta kerja sama dari KPU Kota Tual, “saya minta untuk melakukan pertemuan dengan para Caleg dari masing-masing Parpol, sehingga kami Polri bisa menyampaikan pesan Kamtibmas sebelum hari pencoblosan”, kata Indra Fadhillah Siregar.

Sementara itu, ketua KPUD Kota Tual Ibrahim Faqih pada pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Malra yang sudah meluangkan waktu untuk silaturahmi dengan kami KPUD Kota Tual jelang Pileg dan Pilpres 2019.

Ibrahim menjelaskan, hingga kini KPU Kota Tual belum merilis TPS rawan, yang KPU Kota Tual rilis hanya TPS ringan, sedang dan minimal.

Untuk sinergitas bersama kami KPU Kota Tual meminta dukungan dari Polri (Polres Malra) agar pelaksanaan pencoblosan dan perhitungan suara nantinya di tempatkan personil Polri 1 orang per TPS dan melibatkan Sat Pol PP, ujar Ibrahim.

Juga, kata Ibrahim “kami minta kepada Polri (Polres Malra) pada saat pengisian berita acara oleh KPPS setelah selesai perhitungan suara perlu pengaman ketat karna di situlah akan terjadi keributan dari masing- masing saksi Caleg maupun masa”.

Lanjut Ibrahim, kami mendukung Polres Malra untuk melakukan Live Streaming di RRI maupun di liput media elektronik dan media cetak untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas menjelang Pilpres dan Pileg 2019.

Lebih jauh, Ibrahim menambahkan, “KPUD Tual akan melakukan penambahan DPT tambahan berdasarkan hasil rekaman Dukcapil terhadap masyarakat yang akan menggunakan hak pilih pada saat pencoblosan”.

Jumlah keseluruhan TPS yang ada di Kota Tual sebanyak 193 TPS dan Jumlah Caleg dari 16 Parpol 320 Caleg namun ada 7 Caleg mengundurkan diri dari Caleg, sehingga keseluruhan Caleg 313, terang Ibrahim.

Terkait anggaran, KPU Kota Tual tidak di dukung anggaran Pileg dan Pilpres 2019 dari Pemda Kota Tual.

Sementara itu terkait kendala-kendala yang dihadapi KPUD Tual yakni saat distribusi logistik pulau-pulau yakni ke Kecamatan Tayando – Tam, Kecamatan Pulau Kur dan Kecamatan Pulau Kur Selatan, akibat cuaca alam yang ekstrim, tutup Ibrahim. (Aladin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *