Sabtu , 20 Juli 2019
Home » Berita Foto » Kapolres Malra, Pimpin Aksi Donor Darah Peringati HUT Bhayangkara RI

Kapolres Malra, Pimpin Aksi Donor Darah Peringati HUT Bhayangkara RI

Malra-Maluku, sidaknews.com – Kepolisian Resort Maluku Tenggara, (Polres Malra) yang di pimpin Kapolres, AKBP, Indra Fadillah Siregar, SH, SiK, menggelar aksi donor darah di Rumah Sakit Umum Daerah Karel Sadsuitubun Langgur. Sabtu, (6/7/19).

Aksi donor darah tersebut merupakan rangkaian kegiatan setelah sebelumnya berbagai kegiatan bhakti sosial, dengan mengunjungi sejumlah panti asuhan, aksi bersih bersih rumah ibadah, dan di gelarnya sejumlah pertandingan olahraga, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun,  Bhayangkara Ke-73 Kepolisian RI.

Menurut Indra, untuk perayaan HUT Bhayangkara di pusatkan di Polres setempat, pelaksanaannya sendiri sedikit berbeda, yakni ulang tahun tetap pada tanggal 1 Juli, namun upacara dan syukuran dilaksanakan tanggal 10 Juli serentak di seluruh Indonesia.

“Intinya dari seluruh kegiatan ini adalah Polres Malra, ingin berbagi dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat yang ada di kepulauan Kei,”ungkap Kapolres Indra, yang ditemui usai ikut melakukan asksi donor di RSUD setempat.

Kapolres, menjelaskan, untuk kegiatan donor darah, selain Saya sendiri, juga gabungan 25 personil anggota Polres dan Brimob yang ikut menyumbang, sayangnya Bank darah yang ada di RSUD, masih sangat terbatas sehingga tidak semuanya bisa menyumbang.

Menyikapi kendala tersebut, Kapolres mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah Kab Malra dan Kota Tual.

“Saya berharap hal ini menjadi perhatian semua pihak, bahwa tempat penyimpanan darah, Bank Darah itu sangat sangat penting untuk suatu Daerah. Kami mengetahui ini saat melakukan aksi donor darah hari ini, untuk itu segera kami akan berkoordinasi dengan pemerintah agar secepatnya di tangani,”ungkapnya.

Kapolres menyampaikan, sangat prihatin dengan kondisi RSUD, yang memiliki keterbatasan tempat penyimpanan darah, karena manakala situasi Daerah sewaktu waktu terjadi bencana Nasional misalnya, maka otomatis kita tidak memiliki stok darah yang cukup, karena Bank atau penampungan darah tidak memadai.

“Kita harus selalu siap dari kemungkinan terburuk, karena kita tidak dapat mengetahui kapan bencana itu datang, untuk itu penampungan atau Bank Darah darah harus tersedia dan cukup,”imbuhnya.

“Polres, yang membawahi dua wilayah, Kab Malra dan Kota Tual dan ada sekitar 400 orang anggota yang siap untuk menyumbangkan darah namun tempat penyimpanan atau penampungan darah tidak cukup ini juga jadi kendala,”katanya. (Aladin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *