Minggu , 19 November 2017
Home » Berita Foto » Kasus Narkoba, Sidang Perdana Enam Oknum Polisi Bintan Ditunda

Kasus Narkoba, Sidang Perdana Enam Oknum Polisi Bintan Ditunda

AKP Dasta Analis, terdakwa kasus dugaan penggelapan barang bukti narkoba saat jalani sidang. Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Sidang mantan Kasat Narkoba Satnarkoba Polres Bintan AKP Dasta Analis beserta lima anggotanya yang jadi tersangka kasus dugaan penggelapan barang bukti menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (8/11).

Akan tetapi sidang yang dijadwalkan pembacaan dakwaan dari jaksa ini ditunda karena hakim yang menyidangkan perkara ini sedang berhalangan hadir.

“Tadi sudah disidangkan,makan tetapi sidangnya ditunda karena kedua majelis hakimnya sedang mengikuti pendidikan dan latihan di Mega Mendung, Bogor. Pelatihan sertifikasi lingkungan hidup selama dua minggu,” kata Eduart Sihaloho, Kasubbag Humas PN Tanjungpinang.

Eduart mengatakan, sidang akan kembali dilaksanakan pada tanggal 27 November 2017 mendatang dengan agenda masih membacakan dakwaan dari jaksa.

Pantauan di lapangan, saat sidang perdana ini, selain petugas kejaksaan, tampak pengawalan keenam tahanan melibatkan pihak Provost Polres Tanjungpinang.

Keenam oknum polisi ini dikawal ketat petugas, sejak keenamnya didatangkan dari Rutan Tanjungpinang hingga menjalani sidang di salah satu ruang sidang.

Tidak hanya pengawalan ketat. Sidang dibagi menjadi dua sesi untuk keenam oknum polisi dan satu warga sipil yang juga terdakwa dalam kasus ini.

Keenam oknum polisi Bintan terlihat duduk di kursi pengunjung ruang sidang. Keenamnya berusaha menutupi wajah mereka masing-masing dengan kertas. 

Sidang sesi pertama dikuti secara bersamaan dengan terdakwa Dasta Analis, Indra Wijaya, Tomi Andriadi, Joko Arifyanto. Dan sidang sesi terpisah yakni terdakwa Kurniawan Tambunan, Abdul Kadir dan Dwi Suprianto (sipil).

Keenam tersangka juga dipisahkan dari tahanan lain yang juga akan menjalani sidang. Keenamnya tidak ditahan di ruang tahanan PN Tanjungpinang, melainkan ditahan di mobil tahanan saja.

Sejumlah kerabat para tersangka juga terlihat menghadiri sidang tersebut. Tampak, sejumlah kerabat silih berganti menemui para tersangka ketika sedang berada di dalam mobil tahanan milik kejaksaan.

Tidak hanya itu, saat di ruang sidang, keenam oknum polisi ini juga berusaha menutup wajah mereka dengan kertas dari sorotan kamera para awak media yang meliput sidang ini.

Sebelumnya, ketujuh tersangka diduga menjual barang bukti sabu hasil tangkapan mereka dari tangan dua tersangka yakni Suiri (40) dan Ahmad Yani alias Yoyok (29) di Hotel Comfort, KM 10, Tanjungpinang, sekitar bulan Maret lalu.

Saat ini, kedua tersangka juga masih menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Dari kedua tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti diduga narkoba jenis sabu sejumlah 21 paket besar dengan berat 16,5 kilogram.

Tidak hanya itu, dari kedua tersangka, polisi juga menyita dua paket ekstasi berisi 495 butir warna biru dan 510 butir warna jingga, sebuah mobil jenis Toyota Yaris warna putih bernopol BP 1816 YT. (Rindu Sianipar)

Check Also

Buka MTQ XXXIII di Idi, Gubernur Puji Kinerja Bupati Aceh Timur

IDI, sidaknews.com – Gubernur Aceh, drh. H. Irwandi Yusuf, M.Sc, memuji kinerja dan kerja keras …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *