Rabu , 26 Juni 2019
Home » Berita Foto » Kembangkan Komoditi Kopi dan Serai Wangi, Pemkab Madina akan Teken MoU dengan Dua Kota di Prancis

Kembangkan Komoditi Kopi dan Serai Wangi, Pemkab Madina akan Teken MoU dengan Dua Kota di Prancis

Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution didampingi Ketua Kadin Madina Sobir Lubis, tokoh masyarakat Aswin Parinduri melakukan pertemuan dengan Deputi Bidang Kordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional, Dr. Rizal Affandi Lukman di Jakarta.

Mandailing Natal, sidaknews.com – Ingin kembang budidaya kopi Mandailing dan Serai Wangi, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) dijadwalkan akan melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) kota Marseille dan kota Cannes di Prancis.

Pendatangan Mou antara Pemkab Madina dengan kedua kota di Prancis di mediasi oleh Menteri Koordinator Perekonomian Indonesia, Darmin Nasution.

Rencana MoU tersebut tercuat dalam rapat persiapan kunjungan Menteri Kordinator Perekonomian Indonesia, Darmin Nasution dengan Bupati Mandailing bersama tim di Jakarta pada Selasa (11/6).

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Jakarta itu, Bupati Mandailing Natal bersama tim kepada Deputi Bidang Kordinasi Kerjasama Ekonomi Internasional, Dr. Rizal Affandi Lukman menjelaskan bahwa potensi kopi Mandailing dan minyak serai wangi dikabupaten itu sangat berpeluang dan menjanjikan.

“Bila Mou ini nantinya terwujud pemasaran kopi Mandailing dan minyak serai wangi Madina akan dipasarkan langsung dan tidak lagi melalui agen Singapura dan besaran harga juga akan naik,” ujar Bupati di dampingi Ketua Kadin Madina Sobir Lubis dan tokoh masyarakat, Aswin Parinduri.

Bupati menjelaskan, bila mana kerjasama dengan kedua kota di Prancis tersebut terwujud nantinya tentu akan berpeluang membawa kesejahteraan bagi masyarakat Madina khususnya bagi para petani kopi dan serai wangi.

“Selain itu juga akan membawa dampak mempererat hubungan antara kabupaten Mandailing Natal dengan kedua kota tersebut dengan prinsip saling menguntungkan,” ujarnya.

Dengan adanya konsep Sister City dan berdagang langsung dengan End User ini akan mempercepat transfer teknologi dan mendorong Kabupaten Madina terlibat langsung dengan perdagangan Internasional apalagi dengan dukungan infrastruktur yang dimiliki Madina untuk saat ini sudah dalam proses finishing (Bandara dan Pelabuhan laut).

Pengembangan budidaya dan pengolahan kopi Mandailing yang melegenda dan serai wangi untuk kebutuhan kosmetik dan obat-obatan akan menjadi bisnis andalan pada kedua kota tersebut. (putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *