Sabtu , 20 April 2019
Home » Berita Foto » Kementerian PUPR Serahkan Kunci Rumah Khusus Nelayan di Madina

Kementerian PUPR Serahkan Kunci Rumah Khusus Nelayan di Madina

Satker Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Dirjen Kementerian PUPR yang diwakili Viktor Jahoras Naibaho menyerahkan secara simbolis kunci rumah khusus nelayan kepada Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution didampingi Kadis Perkim dan PUPR Madina.

Madina, sidaknews.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR ) Republik Indonesia menyerahkan kunci perumahan khusus nelayan kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Kecamatan Batahan, Sabtu (13/4/2019)

Penyerahan Rumah Khusus Nelayan  tipe 28 sebanyak 50 unit ini langsung diserahkan langsung Satker Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Dirjen Kementerian PUPR yang di Wakili Viktor Jahoras Naibaho  dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Sumatera Utara kepada Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution

Dalam sambutanya Viktor Jahoras Naibah menyampaikan bahwa  pembangunan Rumah Khusus Nelayan ini merupakan kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat pesisir.

“Bantuan rumah khusus nelayan ini akan ada terus, jika ada lahannya yang layak silahkan ajukan akan kita proses. Yang menempati perumahan ini nantinya hasil adalah hasil dari yang diverifikasi pemerintah daerah. Dan kepada masyarakat yang menempati rumah ini nanti mohon dirawat,” harapnya.

Sementara Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution dalam arahnya menyampaikan, pada hari ini kita bersyukur, sebagaimana hajat bapak Presiden bahwa masyarakat kita yang ada di lingkungan nelayan,  alhamdulillah masyarakat kita mendapat bantuan bangunan rumah khusus nelayan yang dibangun Kementerian PUPR RI.

Saya dengar tadi dari camat ada lagi masyarakat yang mau menghibahkan tanah seluas 3 hektar, saya minta kepada pada pak camat, agar segera menyerahkan lahan tersebut kepada Kementerian PUPR, siapa tau bisa lagi mendapatkan bantuan rumah khusus nelayan,” pintanya.

“Rumah ini saya harap dijaga dan dirawat agar kita mendapat berkah. Dan jika di kemudian hari Menteri datang ke sini, dia bisa melihat rumah ini terawat,” ucapnya.

Dan untuk menempati rumah ini masyarakat terlebih dulu dilakukan verifikasi siapa yang layak. “Untuk itu saya minta kepada kadis Perkim Madina supaya berlaku jujur untuk melakukan verifikasi,” tegasnya.

Sementara Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Madina Rahmadsyah Lubis, kepada wartawan menyampaikan, bahwa bangunan rumah khusus nelayan berjumlah 50 unit.

Jadi karena jumlah masyarakat yang mendaftar untuk mendapatkan bangunan tersebut lebih banyak dari bangunan rumah tersebut, Pemerintah Madina akan melakukan verifikasi,” jelasnya.

“Kita akan langsung turun ke lapangan untuk memverifikasi orang-orang yang telah mendaftarkan ingin mendapatkan rumah tersebut,” paparnya. (Putra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *