Minggu , 16 Desember 2018
Home » Berita Foto » Kemilau Seni Budaya Tebingtinggi di Arena PRSU Meriah

Kemilau Seni Budaya Tebingtinggi di Arena PRSU Meriah

Malam kemilau seni dan budaya Kota Tebingtinggi yang digelar pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di arena Open Stage PRSU ke 47 berlangsung meriah, menampilkan beragam atraksi tari-tarian yang berasal dari beragam etnis

Tebingtinggi, sidaknews.com – Pagelaran malam kemilau seni dan budaya Kota Tebingtinggi yang digelar pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di arena Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 47, Jumat malam (7/4), menampilkan atraksi teater, tari-tarian multi etnis dan kontemporer serta hiburan lagu yang dibawakan Sadabasa Band berlangsung meriah.

Turut hadir Walikota Tebingtinggi H Umar Zunaidi Hasibuan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H Pardamean Siregar, Kabid Kebudayaan Hj Kartini, para pimpinan organisasi pemerintah daerah (OPD) sejajaran pemerintahan kota Tebingtinggi serta Camat dan Lurah se Kota Tebingtinggi.

Walikota H Umar Zunaidi Hasibuan dihadapan ribuan pengunjung ‘panggung keong’ open stage PRSU menyampaikan, letak posisi kota Tebingtinggi sangat strategis sebagai kota segi tiga emas dan menjadi daya tarik tersendiri di Provinsi Sumatera Utara.

“Tebingtinggi kedepannya diprogramkan sebagai kota jasa untuk memberikan dukungan terhadap dampak dari beroperasinya proyek-proyek nasional, seperti jasa perdagangan dan jasa pelayanan kesehatan. Apalagi Tebingtinggi merupakan salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera dengan adanya Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung dan Proyek kawasan ekonomi khusus (KEK) Sei Mangkei serta beroprasinya jalan tol Kuala Namu Tebingtinggi menjadikan Kota Tebingtinggi semakin terbuka,” papar walikota.

Selain hal itu, disampaikan juga oleh Walikota bahwa pagelaran seni dan budaya yang ditampilkan oleh Tim Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi sendiri merupakan kolaborasi antara seniman, generasi muda beserta pemerintah kota Tebingtinggi. “Tim kesenian kota kita ini merupakan wadah positif bagi generasi muda agar dapat terhindar dari pergaulan negatif serta menjadi kesempatan memperkenalkan budaya kita kepada anak-anak sekarang”, tuturnya.

“Kita berharap pagelaran malam kemilau seni budaya kota Tebingtinggi yang ditampilkan dalam PRSU ini dapat dijadikan ajang promosi bagi kota Tebingtinggi terutama produk-produk lokal yang dihasilkannya,” imbuh Umar Zunaidi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tebingtinggi H Pardamean Siregar mengatakan, arena PRSU sebagai ajang promosi hasil produk daerah sekaligus memperkenalkan seni budaya daerah kota Tebingtinggi melalui edukasi penampilan atraksi tarian-tarian, group band dan teater sebagai penyampai pesan pendidikan.

Sedangkan Kabid Kebudayaan Hj Kartini menambahkan, untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dikalangan masyarakat, tim kesenian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menampilkan beragam atraksi tarian yang berasal dari beragam etnis antara lain, tari Mandailing, Jawa, Simalungun, Karo, tari Zapin Melayu, Toba, Pakpak, Toba serta tari Zapin Meadley.

Pada atraksi teater season yang dibawakan kelompok sanggar teater binaan Dewan Kesenian dibawah naungan Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi bersama sejumlah santri Pondok Pesantren Al Hasyimiyah berjudul ‘Big Bos’ menyampaikan pesan-pesan moral terkait pelaksanaan Pilkada bahwa untuk menjadi calon seorang pemimpin itu harus amanah dan jangan bermain curang serta menghalalkan berbagai cara.

“Drama Big Bos menceritakan seseorang yang hendak mencalonkan diri sebagai pemimpin tapi dengan cara-cara yang tidak benar (pergi ke dukun meminta agar sukses terpilih) dan tidak jujur sehingga membawa karma buruk baginya hingga akhirnya (sang calon pemimpin) tersebut meninggal dunia,” papar Zubaidah alias Cicici sang sutradara. (Hans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *