Minggu , 26 Mei 2019
Home » Berita Foto » Kepengurusan PMII Padangsidimpuan-Tapsel Resmi Dilantik

Kepengurusan PMII Padangsidimpuan-Tapsel Resmi Dilantik

Acara pelantikan Kepengurusan PMII Padangsidimpuan-Tapsel.

Sidimpuan, sidaknews.com – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengadakan pelantikan kepengurusan baru masa khidmat 2018-2019. Pelantikan ini dilaksanakan di Gedung Aula Regional MAN 2, Kota Padangsidimpuan pukul 20.00 WIB.

Pelantikan dihadiri oleh Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII, Pemko Padangsidimpuan, Dinas Komunikasi dan Informasi, Polres Kota Padangsidimpuan, Majelis Pembina Cabang (Mabincab), dan Organisasi Kepemudaan (OKP).

Prosesi pengesahan pengurus ini berlangsung dengan khidmat, mulai dari pengucapan ikrar yang dibimbing oleh Ketua Umum PKC PMII, Azlansyah Hasibuan yang diikuti secara serentak oleh seluruh pengurus PC PMII Padangsidimpuan–Tapanuli Selatan (Tapsel).

Setelah pelantikan, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan tokoh penting yang hadir dalam acara tersebut. Dari berbagai sambutan, diharapkan dapat memberikan semangat baru pergerakan bagi para pengurus Cabang PMII.

“Pengalaman berorganisasi di PMII ternyata dapat memberikan banyak pengalaman berharga,” kata Perwakilan Mabincab Sahabat, Edi Gustian yang juga merupakan Bendahara PC NU Kota Padangsidimpuan.

“Kita dapat belajar banyak dari pengalaman organisasi di PMII. Kita belajar banyak hal mulai dari kepemimpinan, manajemen kegiatan, membangun jaringan dan persaudaraan yang lebih luas,” katanya.

Selain itu, sambung dia, juga ada penekanan ruang pergerakan PMII di ranah mana harus berkecimpung. Sementara Sahabat Azlans, Ketua Umum PKC PMII Sumatera Utara dalam kata sambutannya mengatakan.

“Ada tempat yang menjadi sasaran pergerakan yang tak boleh dilupakan dan justru menjadi ranah utama yang harus ditempati dan dikelola.

PMII harus ingat tujuan pergerakan dari PMII, apa misi pendahulu kita dulu dalam mendidrikan organisasi ini. Para kader PMII harus bergerak di tiga ranah penting yaitu kampus, pesantren dan tempat NU. Itu saja,” ujarnya.

Sementara itu, Saddam Ikhsan Firdaus, Ketua Umum PC PMII Padangsidimpuan–Tapanuli Selatan dalam sambutannya mengatakan jika PMII merupakan organisasi yang dilahirkan atas kegelisahan putera bangsa, yang kini sudah berumur 58 tahun.

“Sedangkan kami merupakan kepengurusan ke 32. Ini menandakan tingkat produktivitas organisasi di umur yang sudah matang, kami pengurus cabang PMII Padangsidimpuan–Tapanuli Selatan mengajak semua elemen bersinergi membangun cita-cita bersama.

PC PMII Padangsidimpuan–Tapanuli Selatan berharap menjadi sentrum pergerakan di Sumatera Utara dalam merumuskan kaderisasi,” tuturnya.

Sedangkan Kadis Kominfo Kota Padangsidimpuan justru mengingatkan agar para organisatoris untuk kembali mengingat tujuan lainnya sebagai mahasiswa yaitu belajar untuk meraih cita-cita.

“Memang sederhana, namun itu memang seringkali dilupakan oleh mereka yang menggeluti organisasi di kampus. Saya setuju dengan apa yang tadi disampaikan oleh Ketua Umum PMII baik PKC maupun PC.

Namun saya hanya mengingatkan, disamping mahasiswa menekuni organisasi, juga jangan sampai lupa untuk belajar di kampus. Sehingga tidak ada yang disisihkan atau diunggulkan dalam kegiatan berproses di kampus,” katanya. (Sabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *