Sabtu , 25 Mei 2019
Home » Berita Foto » Korupsi, Dua Pegawai PDAM Tanjungbatu Divonis Hukuman Bervariasi

Korupsi, Dua Pegawai PDAM Tanjungbatu Divonis Hukuman Bervariasi

Zulkarnaen dan Novie Irwin, dua terdakwa kasus korupsi anggaran BBM operasional PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjungbatu saat menjalani sidang di Pengadilam Tipikor Tanjungpinang, Kamis (16/5). Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Zulkarnaen dan Novie Irwin, dua pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun Cabang Tanjungbatu divonis hakim dengan hukuman bervariasi.

Keduanya merupakan terdakwa kasus korupsi anggaran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk operasional PDAM Tanjungbatu senilai Rp 448 juta.

Vonis tersebut dibacakan majelis hakim yang dipimpin Santonius Tambunan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Kamis (16/5).

Zulkarnaen divonis dengan hukuman selama empat tahun dan enam bulan penjara dan hukuman membayar denda senilai Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan.

Tidak hanya itu, terdakwa Zulkarnaen juga dikenakan hukuman membayar uang pengganti (UP) kerugian negara senilai Rp 10 juta dengan ketentuan apabila UP tidak dibayar maka akan diganti dengan hukuman tiga tagun dan tiga bulan kurungan.

Sementara itu, Novie Irwin dihukum dengan hukuman selama lima tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dua bulan kurungan. Novie dikenakan hukuman membayar UP senilai Rp 338 juta subsider tiga tahun dan tiga bulan kurungan.

Kedua terdakwa dinilai terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaiamana perubahan dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Korupsi jo pasal 55 KUHP.

Atas putusan tersebut, kedua terdakwa mengatakan masih pikir-pikir, begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan hal yang sama.

Dalam perkara ini, modus yang dilakukan kedua terdakwa melakukan pelaporan penggunaan BBM untuk mesin produksi air dengan menggunakan nota yang diduga fiktif dan mark up harga maupun jumlah BBM. (Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *