Senin , 15 Oktober 2018
Home » Kepri » Anambas » KPUD KKA Gelar Rakor Penyempurnaan DPTHP-1

KPUD KKA Gelar Rakor Penyempurnaan DPTHP-1

Fhoto Bersama Saat Acara Rakor Penyempurnaan DPTHP-1 di RM Siantan Nur.

Anambas, sidak news,com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) agar penyelenggara dapat menyajikan data seakurat mungkin pada Pemilu Presiden dan Pemilihan Legislatif akan terus menyempurnakan data daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP-1) hingga 45 hari ke depan.

Itu dilakukan setelah KPUD mendapatkan masukan dan catatan dari berbagai pihak, persoalan yang ada dalam menetapkan DPT bukan hanya data ganda saja.Karena biasanya gugatan Pemilu diakibatkan oleh tidak sempurnanya data.

“Sebetulnya, apa yamg mau sudah kami kerjakan hingga hari ini menjadi bagian yang terus akan disempurnakan,” ujar ketua KPU,Jufri Budi, di RM.Siantan Nur,Rabu (10-10-2018).

Apa yang sudah KPU kerjakan hingga hari ini, kata dia, ditetapkan dan disampaikan kepada pihak-pihak terkait untuk dicek kembali. Itu dilakukan agar jika masih ada hal-hal yang perlu disempurnakan atau diperbaiki bisa dilakukan perbaikan hingga 45 hari ke depan.

Alasan penambahan waktu hingga 45 hari itu karena masing-masing pihak yang mengikuti Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPTHP Pemilu 2019 memberi beberapa masukan dan catatan kepada KPUD.Jufri Budi mengungkapkan, masukan dan catatan tersebut tidak sekadar apa yang telah diberikan kepada KPUD pada rapat bulan September lalu. Pada Rapat Pleno Rekapitulasi DPT Pemilu 2019 itu yang dipermasalahkan hanya soal daftar pemilih ganda.

Pada rapat kali ini, banyak disebutkan seperti temuan pemilih yang belum memiliki KTP-elektronik, pemilih yang sudah dimasukkan ke dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) tapi ternyata belum masuk, dan pemilih yang sudah ada di DPT tapi tidak berasal dari DP4.
“Jadi varian begitu banyak, termasuk upload data yang agak lambat, terus masukan tentang bagaimana melindungi hak warga negara jika belum punya KTP-el, proses perekaman belum selesai,” terangnya.

Karena itu, pihaknya merasa 45 hari merupakan ruang yang cukup untuk melakukan banyak hal agar intensif dilakukan. Sebetulnya, ujar Jufri, jika tidak diberi waktu 45 hari pun, sampai kapan juga jika ada masukan dan masukan itu penting, bisa saja DPT dilakukan perbaikan. Tetapi, dengan diberikannya ruang yang terukur, semua akan fokus ke sana.

“Kepentingan kenapa hari ini harus mengadakan Rapat koordinasi penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-1),karena KPU punya dasar, DPTHP ini merupakan hasil informasi terakhir hari ini yang bisa dibagikan,” kata dia.Jika itu tidak KPUD lakukan, sambung dia, maka KPUD tidak melaksanakan apa yang ditegaskan di dalam undang-undang (UU), yakni menetapkan dan membagikan hasil tersebut.

Selain hal itu, Budi juga menyampaikan bahwa dari tanggal 1 sampai dengan 28 Oktober 2018 mendatang pihaknya membuka Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Dibentuknya Posko apabila masih ada masyarakat yang belum masuk dalam DPT dapat melaporkan dengan cara datang ke Kantor Kelurahan/ Desa untuk mendaftarkan diri dengan mengisi form yang telah disediakan.

Setelah Rapat koordinasi penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-1) hari ini, maka boleh disampaikan kepada pihak-pihak terkait.”Nah, mudah-mudahan setelah rakor ini disampaikan, nanti bisa dipelajari dan dicermati perbaikannya agar tercipta Pemilu sukses dan berkualitas,” jelas Jufri.

Selesai Rapat koordinasi penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP-1) dilanjutkan dengan Penandatanganan Deklarasi Bersama Forum Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih KKA Pada Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2019.

“Perlunya deklarasi ini agar pihak-pihak yang terkait dalam deklarasi dapat mensupport sempurnanya daftar pemilih. Berkemungkinan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ( DPTHP-1) tidak hanya satu namun bisa sampai DPTHP-2 dan DPTHP-3 dan itu bisa sampai pada akhir Maret 2019.”jelasnya. (Edo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *