Rabu , 24 April 2019
Home » Berita Foto » Lagi, Polda Sumsel Bongkar Kasus Narkoba Jaringan Lapas

Lagi, Polda Sumsel Bongkar Kasus Narkoba Jaringan Lapas

Wadirnarkoba Polda Sumsel AKBP Amazon saat menginterogasi Zu (pakai topi), salah satu tersangka kasus narkoba.

Palembang, sidaknews.com – Polda Sumsel kembali membongkar kasus peredaran narkoba yang diduga jaringan Lapas. Dua tersangka diamankan dalam kasus ini.

Kedua tersangka tersebut yakni Zu (31), warga Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin dan Ma (26) warga Talang Jambi Palembang.

Wadirnarkoba Polda Sumsel AKBP Amazon mengatakan, kedua tersangka diamankan di dua tempat dan waktu yang berbeda. Tersangka Zu ditangkap pada tanggal 8 Februari 2019 lalu di ruas jalan KM 12 arah Jambi dan barang bukti satu kilogram narkotika jenis sabu.

“Barang tersebut diduga kiriman oknum napi dari Lapas Sarolangun dengan inisial MK,” kata Amazon saat merilis kasus tersebut, Kamis (14/2).

Amazon mengatakan, tersangka ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena saat diamankan tersangka berusaha melawan saat akan diamankan.

“Tersangka terpaksa kita lumpuhkan kakinya dengan timah panas karena berusaha melawan saat akan ditangkap,” kata Amazon sembari mengatakan kasus ini masih terus dikembangkan.

Sementara itu, saat diinterogasi Amazon dalam rilis tersebut, tersangka Zu mengaku hanya disuruh mengambil narkoba tersebut oleh seseorang berinisial MK.

Meski demikian, ia tidak mengenal MK dengan secara detil. Ia mengenal MK melalui jaringan media sosial Facebook.

“Dikirimkan MK. Aku hanya disuruh ambil saja barang itu, tapi aku tidak kenal dengan dia, kami kenal lewat FB,” kata Zu sambil menunduk kepada Amazon.

Tidak hanya itu, tersangka ini juga mengaku baru sekali mengambil sabu atas suruhan MK tersebut hingga akhirnya ia ditangkap polisi.

“Aku baru sekali ini saja ambil barang, tapi ketangkap. Aku tak tau juga yang nyuruh aku napi dari dalam Lapas,” kata tersangka.

Sementara tersangka Ma diamankan di sekitar gedung sebuah universitas di Kota Palembang pada tanggal 4 Februari 2019 saat diduga akan membeli narkoba.

Dari tangan tersangka ini diamankan barang bukti narkotika sabu seberat 202 gram. Sama seperti tersangka Zu, Ma juga mengaku tidak mengenal siapa bandar yang memasok narkoba padanya.

“Aku baru sekali ini saja. Aku baru sekitar sebulan nikah, nyesal aku,” katanya sembari mengutarakan penyesalannya.

Amazon mengatakan kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 114 jo pasal 112 jo pasal 132 UU Nomor 35 tahun 1999 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling berat seumur hidup atau hukuman mati. (Iskandar Mirza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *