Rabu , 19 Juni 2019
Home » Berita Foto » Libur Natal dan Tahun Baru, Dishub Kepri Fokus Pada Transportasi Laut

Libur Natal dan Tahun Baru, Dishub Kepri Fokus Pada Transportasi Laut

Jamhur Ismail, Kadishub Kepri

Tanjungpinang, sidaknews.com – Menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri mulai melakukan sejumlah persiapan salah satunya terkait transportasi.

Langkah persiapan ini salah satunya dengan melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait, Kamis (20/12) di kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang.

Rapat tersebut bertujuan untuk mensinergikan dan menyatukan kesamaan informasi visi dan misi bagaimana pemerintah melayani masyarakat Kepri dalam pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru.

“Memberikan pelayanan transportasi yang baik, yang aman dan nyaman pada masyarakat, apapun transportasi yang akan digunakan, baik laut, udara maupun darat,” Kepala Dishub Kepri, Jamhur Ismail usai menggelar rapat.

Jamhur menyatakan, pengaturan maupun pengawasan akan difokuskan pada transportasi laut, hal ini mengingat wilayah Kepri mayoritas terdiri dari lautan.

“Wilayah Kepri ini kan cukup unik. Sekitar 88 persen adalah laut,” kata Jamhur.

Tidak hanya itu, lanjut dia, fokus tersebut juga sesuai arahan dari Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang disampaikannya saat membuka rapat koordinasi tersebut.

“Ini juga sesuai penekanan gubernur. Beliau bilang waspadai cuaca yang ada. Kan saat ini, kita sudah memasuki angin utara, juga tentang kelaikan kapal agar terus dicek,” ujarnya.

Meski fokus pada transportasi laut, sambung Jamhur, gubernur juga menginstruksikan agar pengaturan dan pengawasan transportasi udara maupun darat juga menjadi perhatian.

“Gubernur juga menekankan agar sinergitas antar instansi terjalin dengan baik dalam pelayanan transportasi ini,” katanya.

Sesuai dengan arahan kementrian, kata Jamhur,  instansi pemerintah di daerah yang melayani masyarakat dalam masa liburan ini akan membentuk posko-posko. Posko tersebut nantinya secara terpadu.

“Posko tersebut nantinnya ada yang statis maupun mobile (bergerak). Yang mobile nantinya banyak dilaksanakan dari unsur dari kepolisian dan Dinas Perhubungan. Sedangkan statis, misalnya Polda, Polres-Polres, KSOP,” terangnya. (Rindu Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *