Selasa , 25 Juni 2019
Home » Berita Foto » Mahasiswa Demo Kejari Paluta, Minta Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Diusut

Mahasiswa Demo Kejari Paluta, Minta Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa Diusut

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam GERAM Paluta saat menggelar unjuk rasa damai di kantor Kejari Paluta, Kamis (23/5). Foto: Febri

Paluta, sidaknews.com – Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Organisasi Mahasiswa Gerakan Rakyat Merdeka “GERAM” Kabupaten Padang lawas utara (Paluta) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Padang lawas utara, Kamis (23/5/2019) siang sekitar pukul 10.30 Wib.

Mahasiswa GERAM Padang lawas utara meminta Kejari segera menindak lanjuti laporan mereka tertanggal 10 Mei 2019 lalu terkait laporan dugaan tindak penyelewengan dalam perealisasian Dana Desa Sipirok, Kecamatan Portibi tahun Anggaran 2018 lalu.

Dalam orasinya, pengunjuk rasa meminta agar Kejari Paluta segera memanggil dan memeriksa Plt Kades Sipirok yang dinilai terkait dalam penggunaan dana desa berdasarkan laporan mereka tersebut.

Dalam laporannya, mereka menduga dalam penggunaan dana desa Sipirok tahun anggaraan 2018 untuk dua objek pembangunan tersebut diduga bermasalah sehingga berpotensi merugikan negara sekitar Rp.400 juta.

“Panggil dan periksa Plt Kades Sipirok!!. Kami menduga kuat telah terjadinya penyelewengan aliran Dana Desa Sipirok Kecamatan Portibi Kabupaten Padang lawas utara, Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2018 dalam pengelolaannya dan perealisasiannya,” kata Sandi Kurniawan Harahap, Ketua DPP GERAM Paluta saat berorasi.

Selain itu, Sandi juga mendesak agar Kejari Paluta segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan dana desa tersebut dan melimpahkannya ke APIP guna untuk mengidentifikasi secara akurat berapa dugaan nilai kerugian negara dalam kasus dugaan penyelewengan dana desa tersebut.

Setelah melakukan aksi selama kurang lebih satu jam, akhirnya ratusan massa Mahasisswa GERAM Paluta diterima oleh Kepala Kejari Paluta yang diwakili Kasi Intel Kejari Paluta Sutan Sinomba Parlaungan Harahap,SH.

Ia mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti laporan mahasiswa GERAM tersebut dan akan menyurati Inspektorat Paluta pada hari ini juga.

“Kita  akan mengusutnya jika ternyata terbukti dengan valid dan kongkrit. Hari ini juga akan kita sampaikan suratnya ke APIP yakni pihak Inspektorat Paluta,” jelas Sutan kepada massa Mahasiswa.

Usai aksi, Sutan juga menyampaikan kepada wartawan jika pihaknya akan segera mengusut kasus dugaan penyelewengan dana desa tersebut sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

“Yang jelas kita akan memproses laporan ini dan segera memanggil Plt Kades Sipirok, Camat Portibi dan pihak Dinas Pemdes Paluta sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” terang Sutan. (Febri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *