Selasa , 25 Juni 2019
Home » Berita Foto » Mayat Membusuk di Dalam Rumah Ditemukan di Tanjungpinang

Mayat Membusuk di Dalam Rumah Ditemukan di Tanjungpinang

Jenazah US (66), saat dievakuasi petugas ke RSUD Provinsi Kepri. Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Sesosok mayat pria yang telah membusuk ditemukan di sebuah rumah semi permanen yang berada di RT 07/RW 05, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, berdekatan dengan komplek Gereja HKBP Kilometer 9, Kamis (23/5/2019) sore.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali mengatakan, saat ditemukan kondisi jenazah dalam kondisi tanpa busana di dalam rumah tersebut.

“Benar, kita dapat laporan dari warga sekitar pukul 14.30 Wib. Saat ditemukan tanpa busana di dalam rumah tersebut,” ujar Ali kepada wartawan di kamar jenazah RSUD Provinsi Kepri.

Identitas jenazah tersebut, kata dia, seorang laki-laki berusia 66 tahun berinisial US. Dari sejumlah keterangan warga sekitar, pria tersebut selama ini tinggal sendirian di rumah tersebut.

“Dia (US) tinggal sendiri, sedangkan anak dan istrinya tidak di rumah itu,” kata Ali sembari menambahkan, pria tersebut diperkirakan sudah meninggal beberapa hari lalu.

“Diperkirakan meninggalnnya, lima atau enam hari lalu lah. Hal ini karena kondisi jenazahnya sudah membusuk,” katanya.

Penemuan mayat tersebut, sambung Ali, pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak meminta ubi kepada US. Saat itu, warga ini berkali-kali mengetuk pintu rumah dan memanggil US, namun tak menyahut.

“Hingga akhirnya, warga ini menemukan yang bersangkutan sudah meninggal dunia di dalam rumahnya. Kemudian dilaporkan ke Polsek Tanjungpinang Timur,” ujar Ali.

Atas penemuan ini, sambung Ali, pihaknya mengevakuasi jenazah US ke rumah sakit untuk dilakukan visum.”Saat ini masih diperiksa pihak medis,” ujar Ali.

Ali menambahkan, pihaknya masih menunggu keluarga maupun kerabat US yang saat ini tengah mengurus jenazah tersebut. Salah satu adik kandung US dan sejumlah kerabatnya juga tampak di kamar jenazah.

“Kalau pihak keluarga setuju, kita akan lakukan autopsi, jika tidak disetujui kita hanya akan melakukan visum saja. Soal penyebab kematian belum bisa kita simpulkan, kita masih tunggu hasil pemeriksaan dokter yang saat ini lagi memeriksa jenazah,” ujar Ali.

Sementara itu, adik kandung US, Ria Vita mengatakan, dia bertemu abangnya beberapa hari lalu yang menurutnya dalam keadaan sehat.

“Saya aja, baru tau kabar ini,” kata Vita.

Ia mengatakan, sebelumnya abangnya tersebut memang pernah mengeluhkan sakit padanya, namun hal tersebut sudah lama.”Ada memang, dia mengeluh sakit ambeien katanya, tapi itu sudah lama. Kalau dia ngeluh sakit, paling paling dia bilang, pas buang hajat berdarah, itu aja,” katanya.

Ia juga membenarkan, jika abangnya tersebut tinggal sendiri, sedangkan istri dan beberapa orang anaknya berada di Wamena, Provinsi Papua.

“Satu pun, tak ada ni anaknya bisa dihubungi,” kata Vita.

Vita juga mengatakan, dirinya mewakili keluarga tidak bersedia jika kepolisian melakukan autopsi pada jenazah abangnya tersebut.”Ngak usah diautopsi, maunya kami, nanti langsung dimakamkan saja,” ujar Vita. (Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *