Sabtu , 20 Juli 2019
Home » Berita Foto » Pelatihan Kerajinan Kain Jumputan Lemang Digelar Warga Binaan Lapas Muara Enim

Pelatihan Kerajinan Kain Jumputan Lemang Digelar Warga Binaan Lapas Muara Enim

Muara Enim, sidaknews.com – Kembali Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dengan tiada henti-hentinya berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan untuk menjadi insan yang lebih baik sepulangnya dari proses pembinaan di Lapas Muara Enim, Kali ini Lapas Muara Enim menggandeng Pengerajin Kain Jumputan Palembang melakukan kerjasama untuk memberikan pelatihan pembuatan Kain Jumputan Lemang yang dibuka langsung oleh Kepala Lapas Muara Enim sumsel, Kamis (11/07/2019)

” Pada Kesempatan tersebut Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat langsung membuka pelatihan warga binaanya serta dalam sambutannya mengatakan “Kita patut bersyukur dengan adanya kesediaan Pihak Eksternal untuk membagi pengetahuan khusus kain Jumputan bagi para Warga Binaan Lapas Muara Enim.

“ Oleh Karenanya Warga Binaan yang ikut dalam pelatihan ini diharapkan dapat menyerap  ilmu kain jumputan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga hal tersebut menjadi bekal yang konstruktif di kemudian hari” Ujar Hidayat

” Pelatihan kain jumputan ini merupakan usaha kita dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal, pada umumnya kain jumputan ini merupakan Khas dari kota Palembang namun dengan pengaruh budaya lokal muara enim seperti salah satunya Lemang. maka kita ingin menciptakan suatu perpaduan budaya antara Kota Palembang dan Kabupaten Muara Enim sehingga dapat melahirkan sebuah icon budaya baru di Kabupaten Muara Enim yaitu adanya Kain Jumputan bermotif Lemang” Tutur Hidayat

“Pelatihan ini juga bagian dari upaya kita untuk menyongsong Revitalisasi Pemasyarakatan yang telah di jewantahkan sebelumnya oleh Direktur Pemasyarakatan” Tutup Hidayat.

” Kegiatan kerajinan kain jumputan lemang ini nantinya akan terus di gelorakan dan di lakukan produksi secara Continue yang mana hal tersebut menjadi kewajiban dari Lapas Muara Enim yang sebelumnya telah ditetapkan menjadi Lapas Medium Security yang artinya Lapas Muara Enim Wajib adanya kegiatan pembinaan terhadap Warga Binaan.” pungkasnya. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *