Kamis , 27 Juni 2019
Home » Berita Foto » Pembentukan Protap Kembali Dipertanyakan Para Aktivis di Sumut

Pembentukan Protap Kembali Dipertanyakan Para Aktivis di Sumut

Ketua DPD Pospera Sumatera Utara Liston Hutajulu.

Medan, sidaknews.com – Isu pemekara Propinsi Tapanuli (Protap) kembali dihembuskan oleh beberapa aktivis di sumatera Utara. Setelah sebelumnya sem­pat meredup beberapa Puluh tahun, saat ini para aktivis tersebut tengah menyusun pendekatan kepada para tokoh masyarakat Sepuluh kabupaten kota yang akan bergabung dengan Provinsi Tapanuli diantaranya adalah Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, Sibolga, Nias, Nias Selatan, Dairi, dan Pakpak Barat.

Menurut Ketua DPD Pospera Sumatera Utara Liston, bahwa gerakan pemekaran Protap itu murni keinginan masyarakat dan tidak ada kepentingan politis di dalamnya. Sehingga diyakini gerakan ini akan membuahkan hasil maksimal. ”Saat ini juga kami sedang mempersiapkan kajian-kajian dan data-data tentang Wilayah yang masuk Propinsi Tapanuli,” ungkap Pejuang Listrik Tobasa ini.

Kepada Sidaknews.com, Jumat (29/06) Liston menjelaskan, “Protap sudah sangat lama dinantikan Masyarakat luas dan isu pemekaran Provinsi Tapanuli sudah lama gulirkan dan pembentukannya pun sudah lama di impikan para orang tua dahulu, agar pembangunan pemerataan dapat terlaksana dan tidak terjadi ketimpangan sosial di tengah tengah masyarakat bona pasongit, “terang Liston.

Liston juga berharap Agar cita-cita Pemekaran yang selalu di gulirkan para Orangtua kepada generasi Penerus di bona pasongit dan perantauan terus di perjuangkan.

Selanjutnya, usulan Provinsi Tapanuli (Protap) Menurut Liston, pembagian tiga daerah pemekaran di Sumut harus segera masuk dalam desain besar Peraturan Pemerintah (PP) tentang Penataan Otonomi Daerah sehingga pembahasan demi percepatan pemekaran itu dapat segeta terwujud.

Dari 87 calon Daerah Otonomi Baru (DOB) yang sudah memiliki amanat presiden (ampres), padahal pembentukan Protap ini agar disetujui oleh Fraksi fraksi di DPR RI dengan rencana pembagian Sumut menjadi dua provinsi tersebut dan harapan itu masih di nantikan Masyarakat Luas.

Liston juga berharap dan meminta agar semuanya saling mendukung sehingga apa yang diinginkan segera terwujud,” ujar mantan Aktivis mahasiswa ini, selanjutnya liston menerangkan sejumlah DOB kabupaten yang ada di Sumut juga sudah masuk dalam data awal untuk PP yang akan ditandatangani oleh presiden nanti harapnya.

Dia pun mengingatkan agar daerah-daerah yang mengiginkan pembentukan Protap tidak terlena sehingga tidak ketinggalan dalam pembahasan nanti. “Seluruh daerah di sumatera Utara jangan ada yang terlena karena saat ini sudah ada peluang. Kerja sama antar seluruh pihak diperlukan dalam percepatan pemekaran,” tuturnya.

Masih menurut Liston, bahwa saat ini ada empat usulan pemekaran propinsi untuk pembentukan propinsi baru yang telah masuk ke DPR RI ditambah 16 usulan pemekaran kabupaten. Dari seluruh usulan propinsi itu yang dinilai paling siap dan layak adalah Propinsi Tapanuli, Keempat usulan pemekaran Propinsi itu adalah propinsi Tapanuli,

“Padahal ini cita Cita Masyrakat Batak yang sudah Lama tertunda, Kami sebegai generasi muda agar bersatu untuk merangkul Cita-cita bersama ini dan cita cita ini bisa terlaksana menjadi Provinsi Protap. Kami menyerukan kepada generasi muda, Politikus, Pemerhati Budayawan, Mahasiswa, para perantau untuk tetap mendukung dilaksanakan Impian Para leluhur ini menjadi Provinsi Protap””. Ucapnya.

Liston juga menguraikan Alasan dan meminta kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumut, Luas Wilayah Sumatera utara sudah dapat dilakukan Pemekaran baru demi Pembangunan yang berkesinambungan dan berkeadilan seperti yang tertuang dalam UUD 45 dan isi dari pancasila itu sendiri dan Liston juga menjelaskan rasa penuh kenyakinan dan perjuangan kita bisa melakukan nya dengan kegigihan Tuntutan kita kepada Pemerintah jadikan ” PROVINSI TAPANULI ” Harga mati, ujarnya. (sabar)

5 comments

  1. Ronaldo sianipar

    Tapsel tidak ikut ya bapak hutajulu yang terhormat

  2. PROTAP HARUS JADI.
    Mau sampai kapan,,, sejak 37 tahun lalu sudah di rencanakan, mungkin lebih… Kenapa tidak jadi..
    Mau sampai kapan oi oi…

    Terus apa yang aktivis pertanyakan
    Tak usah anda pertanyakan lebih baik pertanyakan saja. Medan itu semakin parah…

  3. Salam protap…

    Aku siap membela mu demi anak cucu ku nanti nya.

  4. SP.Sihotang putra Dairi

    Sangat setuju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *