Minggu , 16 Desember 2018
Home » Berita Foto » Pengungkapan Kasus Curas dan Curanmor di Wilayah Hukum Polres Indramayu Oleh Kapolda Jabar

Pengungkapan Kasus Curas dan Curanmor di Wilayah Hukum Polres Indramayu Oleh Kapolda Jabar

Kapolda Jabar melakukan Konfrensi Pers di Mako Polres Indramayu

Indramayu, sidaknews.com – Bertempat di Mako Polres Indramayu Jawa Barat, Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, Msi di dampingi WakaPolda serta Kapolres Indramayu serta Jajaran mengadakan Konfrensi Pers dengan sejumlah Awak Media, Selasa (4/12/2018)

Dalam Konfrensi Pers Tersebut Kapolda menyatakan, bahwa dalam waktu satu bulan Jajaran Polres Indramayu telah berhasil menangkap 24 orang tersangka, yang terdiri dari 5 tersangka Curas, 19 Tersangka Curanmor dan menyita sebanyak 312 unit kenderaan Sepeda Motor hasil kejahatan yang di peroleh dari Pengungkapan Kasus Curas, Curanmor dan Razia dengan rincian, 40 Unit Kenderaan Sepeda Motor teridentifikasi dan ada pemilik nya, 94 Unit Sepeda Motor terindentifikasi namun belum ada pemilik nya, 178 Unit Sepeda Motor tidak terindentifikasi atau tidak standar.

Dalam Kesempatan Tersebut Agung memaparkan, “mengenai kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) berhasil di tangkap dari para pelaku atau tersangka SP alias Dobil (35), IB alias Bangbing(20), TD alias Carwan alias Paat Bin Husen (44) Warga Kabupaten Subang, ID Alias Mat Bin Sayidi(20), “Kata Agung.

Lanjut Agung lagi, dalam melaksanakan aksinya Pelaku memepet Korban menggunakan kekerasan dan ancaman dengan alat Senpi rakitan, Air Shofgan, Senjata tajam untuk melukai korban dan mengambil sepeda motor milik korban Serta mengambil barang-barang milik Korban.

Adapun barang bukti (BB) yang di dapat dari tindak pidana Curas tersebut 2 pucuk senjata api rakitan, Air Shofgan 11 pucuk, senjata tajam jenis Golok sebanyak 13 bilah, senjata tajam jenis semurai sebanyak 2 bilah, senjata tajam jenia cerurit sebanyak 5 bilah.

“Dari perbuatan yang di lakukan oleh tersangka tersebut di kenai Pasal 365 KUHP, di ancam dengan pidana penjara paling lama 9 Tahun, “terang Agung.

“Adapun Kasus Pencurian dengan pemberatan dan pencurian kenderaan bermotor (Curanmor), Pelaku atau nama-nama tersangka, KS alias Aping Bin DRKM (36), SN Alias Sonex Bin M.JML (21), DN SH Bin SN (24), UTG (37), SKRM alias Karema alias Ucok, MLYD alias Wowo, ERLG alias Unyun, NR AKMD alias Amad, SRD Bin Subita (44) Penadah.

Dalam Melaksanakan Aksinya pelaku Curat dan Curanmor merusak Kunci kontak dengan menggunakan kunci palsu berupa kunci later “T” dan kunci later”L”.

“Atas perbuatan yang telah di lakukan oleh para pelaku Curanmor di kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman Hukuman Penjara paling lama 7 Tahun, “jelas Agung. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *