Kamis , 27 Juni 2019
Home » Berita Foto » Perkara Perdata Jual Beli Rumah, Tergugat ini Menang di PN Sidimpuan

Perkara Perdata Jual Beli Rumah, Tergugat ini Menang di PN Sidimpuan

Dipo Alam Siregar SH dan Armin Sulaiman Lubis SH.

Sidimpuan, sidaknews.com – Sidang gugatan perkara perdata dengan register No. 56/Pdt.G/2018/PN.Psp yang dilayangkan Manikusdin   Nasution (penggugat) melalui kuasa hukumnya Marwan Rangkuti kembali berlanjut di Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, Senin (15/4/2019).

Sidang dengan agenda putusan tersebut dihadapi Marni Sihotang yang disebut tergugat I dan Ali Nurman Siregar disebut tergugat II dengan Tim Kuasa Hukumnya, Dipo Alam Siregar SH dan Armin Sulaiman Lubis SH yang berkantor di Kantor Advokat DGS di jalan Sutan M Arif No 5 dekat IPTS Kota Padangsidimpuan.

Dipo Alam ketika ditemui wartawan mengatakan, pihaknya optimistis majelis hakim akan menolak gugatan penggugat dan pengacaranya dalam perkara ini.

“Ya, kami optimis betul, bahwa majelis hakim akan bertindak sesuai pertimbangan hukum yang benar seperti sebelumnya putusan di PN Padangsidimpuan,” katanya ketika diminta komentarnya terkait perkara ini.

Pendapat Dipo Alam ini merujuk pada putusan hakim sebelumnya yang telah memutuskan perkara gugatan perdata register No.56/Pdt.G/2018/PN.Psp yang dilayangkan Manikusdin Nasution tersebut.

Dipo juga mengatakan, bahwa majelis hakim dalam sidang putusan perkara ini pada Senin (15/4/2019) lalu, menilai dalil-dalil yang dikemukakan oleh penggugat tidaklah terbukti.

Dipo menekankan, seperti sejumlah pendapat yang mengemuka belakangan, bahwa putusan di PN Padangsidimpuan sudah arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan yurisprudensi terhadap putusan-putusan dalam perkara ini.

“Secara logika hukum, putusannya sudah sesuai dengan UU dan hukum di negara ini dan itu harus dihargai,” kata dia.

Dikatakan Dipo, bahwa majelis hakim tidak mengabulkan gugatan penggugat seluruhnya, berdasarkan bukti jual beli antara penggugat dan tergugat sah secara hukum.

“Bahwa surat dan saksi penggugat tidak cukup membuktikan gugatannya beserta jawaban-jawaban penggugat. Dan tergugat III selaku notaris yang ada pada akta jual beli rumah dengan tergugat I dan turut tergugat, majelis hakim menyatakan sah secara hukum dan pembuktian terhadap surat akta jual beli tersebut, hakim juga menyatakan tidak bertentangan dengan hukum.

Pembuktian tergugat IV yakni BPN Kota Padangsidimpuan dalam mengeluarkan pengalihan Hak atas SHM Nomor 00287 adalah sah   secara hukum dan tidak bertentangan dengan hukum,” katanya.

“Bahwa gugatan penggugat ditolak untuk seluruhnya, demikianlah   majelis hakim yang memeriksa perkara tersebut memutuskan dalam perkara tersebut,” kata Dipo menjelaskan isi putusan hakim PN Padangsidimpuan pada perkara gugatan perdata tersebut.

Atas putusan tersebut, hakim memberikan waktu selama 14 hari kepada kedua belah pihak (tergugat maupun penggugat) untuk menentukan sikap apakah menerima atau mengajukan upaya hukum banding. (Sabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *