Sabtu , 25 Mei 2019
Home » Berita Foto » Polda Jabar Ringkus 8 Tersangka Perampasan Mobil Berkedok Debt Collector

Polda Jabar Ringkus 8 Tersangka Perampasan Mobil Berkedok Debt Collector

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat merilis kasus dugaan perampasan mobil.

Bandung, sidaknews.com – Ditreskrimum Polda Jabar mengamankan delapan tersangka kasus dugaan penipuan disertai perampasan mobil dengan modus berpura-pura sebagai debt collector.

Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Ikhsantyo Bagus mengatakan kedelapan tersangka tersebut yakni IN,DSP,JS,HH,HM,CAH,CIS dan AK.

“Para tersangka diduga telah melakukan tindak pidana perampasan dan atau penipuan dan pencurian,” kata Ikhsantyo Bagus yang didampingi Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol.Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan saat melakukan Konfrensi Pers di Gedung Ditreskrimum Mapolda Jabar, Jumat(17/5).

Penangkapan para tersangka, sambung dia, berdasarkan Surat Perintah Kapolda Jabar Nomor: Sprin/1707/V/Huk.6.6/2019 pada tanggal 05 Mei 2019 dan Laporan Polisi(LP) Nomor:LP.B/498/V/2019/Jabar pada tanggal 14 Mei 2019 atas nama pelapor berinisial Y.

Ikhsantyo memaparkan, kronologis kasus tersebut, dimana waktu kejadian pada Selasa (14/5/2019) sekira pukul 20.00 Wib di Rumah Makan Pandan Wangi Pasir Koja dan Terminal Leuwi Panjang Kota Bandung.

Sedangkan modus operandi para tersangka, lanjut Ikhsantyo, yakni tersangka HM, AK, CAH dan CIS awalnya melihat satu unit kendaraan roda empat Merk Honda Jazz Warna Hitam Nopol E 1638 YI.

Selanjutnya mengecek kendaraan tersebut yang menemukan cicilannya macet. Lalu, mereka menghubungi tersangka DSP melalui WA dan memberitahukan hal tersebut.

Tidak berselang lama, datang tersangka DSP bersama dengan tersangka HH dan menghampiri korban dengan membawa Surat Keterangan (SK) untuk penarikan kendaraan. Surat yang diduga palsu tersebut didapat dari tersangka IN.

Lalu tersangka meminta korban untuk ikut ke Terminal Leuwi Panjang dengan dalih untuk bertemu bosnya. Sesampai di Terminal Leuwi Panjang, mereka bertemu dengan R, D dan B (DPO).

Pada saat di Terminal Leuwi Panjang, R lalu meminta sejumlah uang tebusan sebesar Rp 9 juta kepada korban agar kendaraan tersebut tidak ditarik perusahaan PT Clippan, akan tetapi korban tidak menyanggupinya.

“Selanjutnya R meminta korban untuk menghidupkan kendaraan dan tanpa sepengetahuan korban, kunci kendaraan tersebut diambil untuk dalih pengamanan,” ungkap Ikhsantyo.

Selanjutnya, kendaraan korban tersebut dibawa kabur. Tidak terima diperlakukan seperti itu, kemudian korban melaporkan apa yang dialaminya ke Polda Jabar.

Atas laporan korban, lanjut Ikhsantyo, kemudian pihaknya melakukan penyelidikan dan hasilnya, Tim Resmob Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jabar melakukan penangkapan terhadap para tersangka di depan Halaman Parkir Bank Panin di Jalan Asia-Afrika Kota Bandung.

Tidak hanya itu, dalam kasus ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil merk Honda Jazz dan satu berkas surat penarikan kendaraan dari PT.Clippan.

Atas perbuatannya, para tersangka akan dijerat dengan Pasal 368 KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 362 KUHP. “Saat ini para tersangka telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Jabar untuk proses selanjutnya,” pungkasnya. (Rudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *