Minggu , 16 Desember 2018
Home » Berita Foto » Polda Kepri Amankan 9 Tersangka Judi Gelper

Polda Kepri Amankan 9 Tersangka Judi Gelper

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga saat menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus dugaan perjudian jenis Gelper kepada awak media saat merilis kasus tersebut. Foto: Ist

Batam, sidaknews.com – Jajaran Direskrimum Polda Kepri mengamankan sembilan tersangka kasus dugaan perjudian jenis Gelanggang Permainan Elekronik (Gelper).

Para tersangka tersebut diamankan dalam penggerebekan di sebuah usaha Gelper bernama “Hokki Bear Game” yang berada lantai 2 Mall Top 100 Tembesi, Sagulung Kota Batam, Provinsi Kepri.

“Pada hari Minggu tanggal 25 November 2018, pukul 20.00 Wib, Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penindakan terhadap dugaan tindak pidana perjudian jenis gelanggang permainan elektronik,” papar Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga dalam rilis tertulis resminya kepada sidaknews.com, Senin (26/11/2018).

Dalam penggerebekan tersebut, lanjut Erlangga, sebelumnya pihaknya mengamankan lima belas orang yang diduga sebagai pelaku dugaan tindak pidana perjudian jenis Gelper.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada para terduga pelaku dan hasil analisa terhadap seluruh barang bukti, penyidik kemudian menetapkan sembilan orang tersangka dari kelima belas orang yang diamankan.

“Untuk enam orang, tidak ditemukan adanya keterlibatan secara langsung dalam proses perjudian yang dilakukan oleh para pelaku, dan dijadikan saksi dalam berkas perkara,” terang Erlangga.

Para tersangka tersebut yakni masing masing berinisal JP, selaku pengawas Gelper, FI dan YE selaku kasir, FE selaku kepala teknisi, YA selaku teknisi, TS dan SU selaku penukar, YU dan NI selaku pemain Gelper.

Sedangkan barang bukti yang disita dalam kasus ini, lanjut Erlangga, yakni koin mesin permainan, mesin penghitung koin, dua chip mesin permainan, mesin permainan jenis piala (bubble), mesin permainan jenis balon (jurassic park).

“Dan uany tunai senilai Rp 60.800.000,” kata Erlangga.

Adapun modus operandi kasus ini, terang Erlangga, pemain yang menang dan mendapat koin, menukarkan koin tersebut dengan sejumlah uang kepada penukar di dalam lokasi gelper “Hokki Bear Game”.

Erlangga menambahkan para tersangka akan dijerat dengan pasal 303 jo 303 bis jo 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal sepuluh tahun kurungan. (Rindu Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *