Jumat , 22 Maret 2019
Home » Berita Foto » Polisi Musnahkan Sisa Bahan Bom Milik Terduga Teroris Sibolga

Polisi Musnahkan Sisa Bahan Bom Milik Terduga Teroris Sibolga

Petugas Densus 88 Antiteror saat memusnahkan sisa bahan bom di Rindu Alam, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (14/3).

Sibolga, sidaknews.com – Kepolisian melakukan pemusnahan sisa bahan bom yang ditemukan di rumah terduga teroris, Husain alias Abu Hamzah di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Sekuntum, Kota Sibolga. Rumah tersebut sudah hancur setelah sebelumnya istri HA, Solimah, meledakkan diri pada Rabu (13/3) dini hari.

Kini, sisa bom tersebut sudah berhasil diamankan dan dijinakkan sekaligus dimusnahkan oleh tim penjinak bom di kawasan Perbukitan Rindu Alam Sihaporas, Kelurahan Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, sekira pukul 10.00 WIB, Kamis (14/3/2019).

Pelaksanaan pemusnahan dihadiri langsung Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto. Di hadapan wartawan ketika ditemui di lokasi, Kapolda menjelaskan, proses disposal sisa bom yang dilakukan tersebut masih sebagian kecil dari total barang bukti yang ditemukan.

“Barusan kita musnahkan sebagian kecil barang bukti yang tidak di dalam kemasan atau dalam tabung kontainer, 3 kilogram seperti itu. Yang 300 kilogram, nantinya, pelaksanaan disposal akan dilakukan di tempat yang benar-benar aman dan jauh dari pemukiman penduduk,” ujar pria yang dekat dengan Ulama ini.

Agus Andrianto mengatakan, sebagian kecil sisa bom milik terduga teroris yang dilakukan disposal tersebut berupa 5 kontainer yang ditemukan tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) dari lokasi kejadian di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Sibolga, Sumut.

“Dengan yang meledak kemarin dengan lobang berdiameter 5 meter, kedalaman 1,5 sampai 3 meter. Tentunya mereka (terduga teroris) ini menyiapkan bahan itu di sini, kemungkinan seperti yang tertangkap di Lampung juga mengambil bahan dari wilayah ini,” sebut Agus.

Kapolda menambahkan, tim Inafis menemukan bom pipa, kemarin ada di dalam satu rompi berisi 10 pipa yang sudah dirakit dan sudah diisi dengan bahan peledak.

Menurutnya, setelah diperiksa, bom yang ditemukan berbahan potasium florat, sulfur dan arang (campuran yang sudah di mix) dan siap digunakan. Bom ini bersifat low explosive (daya ledak rendah), namun kalau jumlahnya besar dampaknya cukup menghancurkan.

Hasil pemeriksaan tim Inafis Polri tersebut akan menjadi bahan pengembangan pihak Densus 88 antiteror. Melihat banyaknya barang bukti yang ditemukan di Sibolga, polisi akan melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya, dia yakin tim Densus 88 profesional untuk mengungkap kasus ini.

Disebutkan juga, hingga saat ini sterilisasi dilanjutkan di lokasi ledakan bom di Sibolga. Karena, kemarin Tim Inafis masuk sudah sore dimulai pukul 4 lewat.

“Mana tahu ada yang terlempar saat ledakan terjadi, maka perlu dilakukan sterilisasi lanjutan. Kemarin ketemu 5 kontainer, tadi kita musnahkan, dan informasi yang kita terima dari hasil penyidikan, masih ada di beberapa tempat diduga sisa bom yang ditanam dan diharapkan bisa ditemukan oleh tim saat melakukan sterilisasi,” bebernya.

“Diharapkan bisa cepat selesai agar masyarakat bisa kembali ke rumah dan beraktivitas, dan sampai saat ini kita konsentrasi dulu daerah yang terdampak saja,” tutupnya. (Sabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *