Senin , 24 Juni 2019
Home » Berita Foto » Polres Tanjungpinang Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Politik Uang

Polres Tanjungpinang Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Politik Uang

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali saat memberikan keterangan kepada awak media. Foto: Rindu Sianipar

Tanjungpinang, sidaknews.com – Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, Satreskrim Polres Tanjungpinang menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus dugaan (money politic) politik uang yang dilaporkan secara resmi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanjungpinang beberapa waktu lalu.

Tujuh tersangka tersebut terdiri dari tiga laporan Bawaslu. Ketujuh tersangka tersebut, tiga diantaranya adalah oknum Caleg berinisial MA, B dan R. Sedangkan empat tersangka lainnya, warga yang dinilai membantu praktik dugaan politik uang tersebut berinisial W, W, Ag, Ay.

“Ya benar, kita sudah tetapkan tujuh tersangka terdiri dari tiga oknum caleg, satu dari Partai Gerindra dan dua dari Partai Garuda, sedangkan empat tersangka lainnya orang yang membantu,” ujar Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Efendri Ali kepada wartawan saat di temui di RSUP Kepri, Kamis (23/5) sore.

Penetapan tersangka dilakukan, sambung Efendri Ali, berdasarkan gelar perkara yang dilakukan dan menaikkan perkara ini dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.

Dikatakan Ali, berkas perkara tersebut dibagi dalam enam berkas dari tiga laporan polisi. Pihaknya juga segera menyerahkan Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) ke pihak Kejaksaan.

“SPDP nya akan segera kita sampaikan ke jaksa. Setelah itu, kita akan sampaikan surat panggilan kepada para tersangka,” kata Ali.

Sebagaimana diketahui, kasus ini sebelumnya atas tiga laporan kasus dugaan politik uang ke Bawaslu Tanjungpinang saat masa tenang Pemilu 2019 beberapa waktu lalu.

Atas laporan itu, Bawaslu juga sudah melakukan penyidikan pada kasus ini sebelum melaporkannya secara resmi ke Polres Tanjungpinang.

Adapun sejumlah alat bukti yang disita dalam perkara ini berupa beberapa amplop berisi uang beserta identitas diri oknum caleg dan komunikasi melalui telepon seluler. (Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *