Rabu , 22 Mei 2019
Home » Berita Foto » Razia di Sidimpuan Diperketat Pasca Aksi Bom Bunuh Diri di Kota Sibolga

Razia di Sidimpuan Diperketat Pasca Aksi Bom Bunuh Diri di Kota Sibolga

Polisi merazia kendaraan roda dua dan roda empat yang tengah melintas di Jalan raja Inal siregar by pas Batu nadua, Kota Padangsidimpuan, Jumat (15/03) Malam.

Sidimpuan, sidaknews.com – Kepolisian Resor Padangsidimpuan melakukan pemeriksaan kendaraan yang masuk ke Kota Padangsidimpuan sebagai langkah antisipasi pengamanan pasca-terjadinya teror bom bunuh diri di kawasan Jalan Cenderawasih, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Rabu (13/3/2019), lalu.

Kapolres Kota Padangsidimpuan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hilman Wijaya S.I.K.M.H Melalui Kabag Ops Kompol Aswat Tarigan mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan khususnya kendaraan yang masuk kota padangsidimpuan.

“Sementara kita lakukan antisipasi segala kemungkinan yang ada, salah satunya dengan razia kendaraan ini,” ujar kompol Aswat Tarigan di dampingi Kasat Sabhara AKP Rudi Siregar jumat (15/3/2019) ketika di temui di ruang kerjanya.

Aswat menambahkan, sasaran razia tersebut adalah mobil Pribadi, bus, ataupun truk yang membawa muatan, baik yang tertutup maupun setengah tertutup.

“Kita siagakan personel. Sejauh ini, belum ditemukan benda-benda yang mencurigakan,” Selain memeriksa kelengkapan berkendara (STNK, SIM, helm), kami juga memeriksa sejumlah barang bawaan pengendara, mulai dari tas, jok motor, sampai bagasi,” tak luput kami juga memeriksa identitas lainnya. “terangnya.

Sementara Kasat Sabhara AKP Rudi Siregar menambahkan, hal itu juga dilakukan Pasca aksi Bom bunuh diri di kota Sibolga.

Bahkan, beberapa petugas dari sat-sabhara, Satreskrim, Sat intelkam, Sat Lantas dan Polsek jajaran Polres Padangsidimpuan berseragam lengkap dan membawa senjata laras panjang disiagakan untuk mengantisipasi bila ada aksi terorisme atau seseorang maupun kelompok yang mencurigakan, beberapa pengendara yang tak dapat menunjukkan surat-surat berkendara dikenakan sanksi tilang.

AKP Rudi Siregar juga meminta maaf kepada para pengendara terhadap pengetatan pemeriksaan dan pengamanan yang dilakukan pasca teror bom bunuh di kota sibolga.

“Kami mohon maaf apabila mengganggu kenyamanan masyarakat. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi agar aksi terorisme tak terulang kembali dan dapat dicegah agar hal serupa tak terulang, “terang Kasat.

Pantauan Wartawan Operasi cipta Kondisi ini juga di gelar dalam rangka jelang Pemilu 17 April 2019, Kegiatan itu berlangsung kondusif yang berakhir Pukul 24:00 Wib. (sabar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *