Senin , 25 Maret 2019
Home » Daerah » Babel » Satpol PP Babel Kembalikan Alat Berat, Gubernur Kaget

Satpol PP Babel Kembalikan Alat Berat, Gubernur Kaget

Pangkalpinang, sidaknews.com – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, nampak kaget saat diberitahukan 2 (dua) alat berat jenis Eksavator/PC dilepas atau kembalikan kepada pemiliknya oleh Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kedua alat berat PC itu diamankan/ditahan di Kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  saat tertangkap tangan beberapa waktu lalu lantaran menambang pasir dilahan Islamic Center milik Pemprov Kepulauan Bangka Belitung di jalan Parit Enam, Keluarga Bacang Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang.

” Saya sudah perintah kepada Kasat PoL PP agar alat berat PC yang sudah dikeluarkan agar dikembalikan ditetapkan ke kantor Satpol PP, sebelum mereka meratakan tanah yang sudah rusak akibat penambang ” Tegas Erzaldi saat diwawancara Pewarta HPI Babel usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Belitung di aula Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Air Pangkalpinang, Senin pagi (31/12/2018).

Sementara itu, saat ditemui sebelumnya menurut keterangan salah satu Provost Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang piket, ia tidak mengetahui bahwa pelepasan alat berat PC tersebut belum seizin Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Masih menurut provos Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebelum dilepas alat berat tersebut, pada hari itu kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sempat didatangi oleh sejumlah oknum aparat berpakaian preman meminta alat berat tersebut dilepaskan karena sudah berkoordinasi dengan Kasat PoL PP.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Pewarta HPI Babel, kedua alat berat jenis eksavator/pc sudah dilepaskan satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada hari sore Sabtu, 29/12/2019.

Namun sayangnya,  saat berita ini diturunkan, Pewarta HPI Babel sempat menemui Kasat PoL PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Yamoa Herafa dikantornya, kurang lebih hampir 2 jam menunggu, tapi setelah keluar dari ruangan kerjanya Pewarta HPI Babel berupaya menghampirinya, Yamowa berlalu begitu saja meninggalkan Pewarta HPI Babel dengan alasan ia dipanggil Gubernur Babel Erzaldi Rosman untuk menghadap. (fjr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *