Minggu , 16 Desember 2018
Home » Berita Foto » STIE Muhammadiyah Pringsewu Praktek Pengelolaan Limbah Tahu di Pekon Candiretno

STIE Muhammadiyah Pringsewu Praktek Pengelolaan Limbah Tahu di Pekon Candiretno

Pringsewu, sidaknews.com – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Pringsewu Lampung mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat, di Pekon Candiretno, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Kamis, (6/12/2018).

Acara yang di hadiri Oleh Firmansyah Kepala Pekon, Subandiyan Sekretaris Pekon, Suratno Kadus Candiretno, Solihun Kadus Kutopengasih, Aparatur Pekon, Atmi Saptarini Dosen STIE Muhammadiyah Pringsewu, Wagiman Ketua Fokal STIE Muhammadiyah Pringsewu, serta mahasiswa STIE dan pelaku usaha tahu serta peserta dari Kelompok Wanita Tani.

Atmi Saptarini, SE, MM, Selaku dosen STIE Muhammadiyah Pringsewu, dengan melibatkan 11 mahasiswa Dan 5 alumni di Pekon Candiretno Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu. Pengabdian ini mengambil tema Pemberdayaan ekonomi lokal dengan mengangkat topik “Pengelolaan Limbah Tahu”, dalam meningkatkan sosial ekonomi masyarakat Pekon setempat, ucapnya.

Rini menambahkan kegiatan ini di lakukan sebagai wujud pelaksanaan salah Satu tridharma perguruan tinggi yg memang harus Di lakukan oleh dosen. Dan juga sebagai bentuk kontribusi kampus dalam Pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat, ujar Rini.

Sesuai dangan program Pekon Candiretno khususnya pengelolaan limbah tahu menjadi Naget Tahu, Berkedel Tahu, Keripik Tahu yang di kerjakan oleh mahasiswa STIE Muhammadiyah Pringsewu bersama dengan KWT dan di dukung oleh PT. Telkom, Dwie Aroem Hadiatie DPR RI asal Fraksi Partai Golkar asal Lampung dengan Nomor urut 4, serta dari STIE Muhammadiyah Pringsewu dan Pekon Candiretno.

Para pelaku usaha tahu rumahan, mengadakan kemitraan dangan STIE Muhammadiyah Pringsewu dalam Pemberdayaan Ekonomi Dan lapangan pekerjaan. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pembinaan langsung ke masyarakat terkait manajemen usaha, pengolahan limbah produk tahu, dan pembentukan UMKM usaha Tahu, tutupnya.

Lain halnya dengan Kadus Candiretno Suratno mewakili kepala pekon Firmansyah, berharap acara ini bisa diikuti dan berlanjut untuk praktik di masyarakat langsung serta melakukan bimbingan pelaku usaha supaya bisa menambah pengrajin serta menambah ekonomi, katanya.

Di tempat terpisah perwakilan mahasiswa Tuslan selaku koordinator team dari mahasiswa kegiatan ini sangat bermanfaat buat kita (red) mengabdi di masyarakat. Sebuah kehormatan kami ilmu dari kampus bisa sangat bermanfaat untuk masyarakat luas. (Dav)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *