Senin , 25 Maret 2019
Home » Berita Foto » Tahun 2018, Angka Kriminalitas di Tanjungpinang Alami Penurunan

Tahun 2018, Angka Kriminalitas di Tanjungpinang Alami Penurunan

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi. Foto: Ist

Tanjungpinang, sidaknews.com – Jumlah kasus kriminalitas yang ditangani Polres Tanjungpinang sepanjang tahun 2018 menurun jika dibandingkan dengan tahun 2017.

Demikian disampaikan Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi dalam saat merilis refleksi kinerja akhir tahun 2018 Polres Tanjungpinang, Senin (31/12).

Jumlah kasus kriminal yang ditangani Polres Tanjungpinang selama tahun 2017 yakni sebanyak (crime total) 327 kasus, crime clereance sebanyak 184 kasus, clereance rate 56 % dan crime rate 151 orang.

Sedangkan tahun 2018 berjumlah 283 kasus, crime clereance 220 kasus, clereance rate 77 %, crime rate 100 orang.

Perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 crime total turun 44 (13 %), crime clereance naik 37 (19 %), clereance rate naik 21 %, crime rate turun 51 orang.

Sedangkan kasus yang menonjol pada tahun 2017/2018 yakni curanmor yakni tahun 2017 sebanyak (crime total) 44 kasus, .
crime clerence 8 kasus.

Sementara tahun 2018 sebanyak 33 kasus, crime clerence 14 kasus.
Perbandingan tahun 2017 dengan 2018 crime total turun 10 kasus (22 %), crime clerence naik 6 kasus (75 %).

Sedangkan kasus curas di tahun 2017, crime total 7 kasus, crime clerence 1 kasus. Tahun 2018 sebanyak 11 kasus, crime clerence 10 kasus. Perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 crime total naik 4 kasus (57 %), crime clerence naik 9 kasus (900 %).

Kasus Curat di tahun 2017 sebanyak 49 kasus, crime clerence 35 kasus, Tahun 2018 sebanyak 42 kasus, crime clerence 33 kasus. Perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 crime total turun 7 kasus (14 %), crime clerence turun 2 (5 %).

Kasus Pencurian di tahun 2017 sebanyak 68 kasus, crime clerence 30 kasus. Tahun 2018 sebanyak 47 kasus, crime clerence 20 kasus. Perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 crime total turun 21 kasus (30 %), crime clerence turun 10 kasus (33 %).

Untuk jumlah keseluruhan kasus menonjol tahun 2017 sebanyak 168 kasus, crime clerence 74 kasus. Tahun 2018 sebanyak 133 kasus,
crime clerence 77 kasus. Perbandingan kasus menonjol tahun 2017 dengan tahun 2018 crime total turun 35 kasus (20 %), crime clerence naik 3 kasus (4 %).

Kasus narkoba di tahun 2017 sebanyak 55 kasus, crime clerence 55 kasus, clereance rate 100 %. Tahun 2018 sebanyak 73 kasus, crime clerence 55 kasus, clereance rate 75 %. Perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 crime total naik 18 kasus (32 %), crime clereance tetap, clereance rate turun 25 %.

Kasus Lakalantas di tahun 2017 sebanyak 91 kasus, crime clerence 75 kasus, meninggal dunia 26 kasus, luka berat 7 kasus, luka ringan 114 kasus, kerugian materiil Rp.135.900.000.

Di tahun 2018 sebanyak 83 kasus, crime clerence 48 kasus, meninggal dunia 17 kasus, luka berat 4 kasus, luka ringan 132 kasus, kerugian materiil Rp.97.400.000.

Perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2019 crime total turun 8 kasus (8 %), crime clerence turun 27 kasus (36 %), meninggal dunia turun 9 (34 %), luka berat turun 3 kasus (42 %), luka ringan naik 18 kasus (15 %), kerugian materiil turun Rp.38.500.000.

Sementara operasi kepolisian terpusat 2017 : Operasi Keselamatan Seligi 2017 yakni 424 tilang, teguran 252, laka nihil. Operasi Ketupat Seligi 2017 yakni tilang 14, teguran nihil, laka nihil.

Operasi Zebra Seligi 2017 sebanyak 157 tilang, teguran 532, laka nihil.
Operasi Lilin Seligi 2017 yakni 4 tilang, laka nihil. Sementara, Operasi Keselamatan Seligi 2018 tilang nihil, teguran 406, laka lantas 4, meninggal nihil, luka berat nihil, luka ringan 4.

Operasi Ketupat Seligi 2018 yakni tilang 16, teguran nihil, laka nihil. Operasi Mantap Brata saat ini tahapan sedang berjalan. Operasi Zebra Seligi 2018 yakni tilang 259, teguran 106, laka lantas 5, meninggal dunia 1, luka berat nihil, luka ringan 4.

Operasi Lilin Seligi 2018 tilang 5, teguran nihil, laka 1, meninggal dunia 1, luka berat nihil, luka ringan nihil.

Perbandingan prosentase tahun 2017 dengan tahun 2018 yakni Operasi Keselamatan berupa tilang turun 424 (400 %), teguran naik 154 (61 %).

Laka lantas naik 4 (400 %). Operasi Ketupat naik 2 (14 %), Operasi Mantap Brata Tetap, Operasi Zebra tilang naik 102 (64 %), teguran turun 426 (80 %), laka lantas naik 5 (500 %), Operasi Lilin tilang naik 1 (25 %) dan saat ini masih berlangsung.

Operasi mandiri kewilayahan tahun 2017: Operasi Mantap Praja sudah selesai berjalan dengan aman, damai dan kondusif, Operasi Pekat Seligi terjadi 5 kasus, Operasi Bina Waspada dan Operasi Bina Kusuma dilaksanakan dengan kegiatan razia, penyuluhan dan sambang dengan hasil nihil.

Operasi mandiri kewilayahan tahun 2018 : Ops Mantap Praja Berjalan aman dan kondusif, Operasi Pekat 5 kasus, Ops Bina Waspada hasil nihil, Ops Bina Kusuma dengan hasil nihil. Prosentase perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 tetap.

Sedangkan penghargaan/prestasi yang diperoleh Polres Tanjungpinang selama tahun 2018 yakni penghargaan dari Kantor Perbendaharaan Negara Tanjungpinang dalam pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja dengan Pagu belanja diatas 15 miliar sebagai peringkat kedua kinerja terbaik.

Penghargaan dari Kemenpan RB dan Pelayanan Publik sebagai peringkat B ( Baik ), Penghargaan dari Kapolri dalam rangka Lomba Penilaian Kawasan Tertib Lalu lintas tahun 2018 sebagai peringkat ketiga.

Penghargaan Personil Polres Tanjungpinang selama tahun 2018 sebanyak 44 personil dengan kategori kecepatan pengungkapan kasus dan berdedikasi tinggi terhadap kesatuan.

Sementara pemberian sangsi/hukuman terhadap personil Polres Tanjungpinang tahun 2017 yakni sidang disiplin 5 personil, sidang kode etik 6 personil.

Tahun 2018 yakni sidang disiplin 7 personil, sidang kode etik 6 personil. Perbandingan tahun 2017 dengan tahun 2018 mengalami kenaikan 1 kasus. (Rin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *